Soal Video Rekam Kuda Rp50 Ribu, Begini Kata BB TNBTS

656

Sukapura (WartaBromo.com) – Soal viralnya rekam kuda bertarif 50 ribu rupiah, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) buka suara. Pihak taman nasional memastikan, itu merupakan miskomunikasi yang terjadi di lapangan.

Perseteruan yang terjadi pun, dipastikan bukan antara petugas taman nasional dengan wisatawan. Melainkan oknum pemandu wisata dari warga lokal, dengan wisatawan. Namun sudah terlanjur viral dan menghebohkan jagat maya.

“Sampai saat ini kami masih melakukan penelusuran pada pemandu kuda, untuk memberikan klarifikasi agar berimbang,” kata Humas BB TNBTS, Sarif Hidayat, Rabu (22/06/2022).

Sarif juga menegaskan, jika video yang beredar itu bukan merupakan video utuh. Pihaknya sampai saat ini masih berusaha mencari ojek kuda tersebut.

Baca Juga :   Tak Tahu Bromo Libur Nyepi, Puluhan Wisatawan Putar Balik

Sejauh ini, pihak Taman Nasional mengaku juga sudah seringkali mengadakan peningkatan kapasitas pelaku wisata di sekitar TNBTS. Termasuk di dalamnya, para pemandu wisata lokal. Seperti ojek kuda, sopir jeep, asongan dan sebagainya.

“Di empat pintu masuk, juga sudah kami sediakan banner untuk bisa dihubungi wisatawan. Jadi jika ada pertanyaan apapun terkait wisata di sekitar TNBTS, bisa menghubungi nomor narahubung dalam banner tersebut,” tandas Sarif.

Diwartakan sebelumnya, jagad maya kembali heboh soal wisata Bromo. Beredar video viral saat wisatawan merekam ojek kuda di laut pasir, tapi malah “dipalak” oleh tukang ojek kuda. Si tukang ojek berdalih, wisatawan merekam kuda secara diam-diam, tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga :   Koran Online 13 Maret : Video Dump Truk Sasak Pikap Bikin Ngeri, hingga Remaja Berbuat Tak Senonoh ke Tetangga Gara-Gara Film Biru

Pengalaman pahit itu dialami oleh akun @aldidutcho. Saat itu dirinya berwisata di Bromo, lalu dengan maksud merekam keadaan sekitar, dirinya pun mengeluarkan ponsel dan merekam suasana sekitar. Termasuk di dalamnya, tukang ojek kuda tengah menunggang kudanya. (lai/saw)