Bentrok Lawan Surabaya, Kabupaten Pasuruan Optimis Lolos ke Final

15

Lumajang (WartaBromo.com) – “Eman. Tinggal selangkah lagi mendekati final”. Itulah komentar ofisial tim sepak bola Kabupaten Pasuruan saat ditanya laga semifinal menghadapi Kota Surabaya, Kamis besok (30/06/2022).

Ya, Kabupaten Pasuruan sudah berjibaku saat babak penyisihan grup C. Menang 3-2 lawan Jombang. Lalu, kalah 0-1 dari tuan rumah Jember dan menang 2-1 saat bersua Kota Malang. Performa Ceppy dkk mulai berbinar saat melangkah ke babak delapan besar di Jember.

Kala itu pasukan Subangkit tampil edan saat membungkam tim Banyuwangi dengan skor 2-0. Kendati bermain dengan 10 orang, namun Ceppy dkk mampu mempertahankan kemenangan dan menantang Surabaya di Semifinal.

Surabaya sendiri tampil di semifinal saat mengalahkan Kota Blitar dengan skor tipis 1-0, Senin lalu (27/6/2022). Di laga semifinal, rivalitas Kabupaten Pasuruan kontra Surabaya akan digelar di Stadion Semeru Lumajang, Kamis siang besok (30/06) pada pukul 13.00 WIB.

Sementara semifinal kedua, Jember versus Kabupaten Malang digelar pada pukul 15.15 WIB. Pengalaman menghadapi tim Kota Pahlawan ini bukan yang pertama. Saat Pra Porprov beberapa waktu lalu, Kabupaten Pasuruan pernah mempecundangi Rofano Afrilian cs dengan skor tipis 1-0. Bahkan, kemenangan tim Bumi Sakera itupun dilalui di lapangan Surabaya.

“Ya, kita punya pengalaman bertemu Surabaya. Dan kita menang. Mungkin itu juga menjadi bekal positif buat kita,” cetus pelatih tim Kabupaten Pasuruan, Subangkit, kemarin.

Subangkit sadar jika kemenangan saat itu bukan menjadi ukuran. Karena aroma semifinal dan berada di kendang netral tentu berbeda. Namun, Ceppy dkk diinstruksikan untuk mengantisipasi kecepatan dan agresifitas tim Surabaya.

Seperti diketahui, Surabaya menang saat lawan Blitar berawal dari bola set piece. Tendangan langsung itu disodorokan dan diheading Faris Maulidiansyah di depan mulut gawang Blitar.

“Anak-anak harus mengantisipasi juga hal itu,” cetusnya.

Namun jika melihat performa ciamik yang ditampilkan Ceppy dkk saat menghadapi Banyuwangi, Subangkit yakin anak asuhnya mampu membuat kejutan.

Barisan belakang tim juga mampu bermain taktis meskipun dibombardir Banyuwangi saat itu. Tajamnya lini serang Kabupaten Pasuruan juga mulai terlihat dari formasi trisula, Ubaidillah, Nofi Atmaja dan Ali Mashori.

Agresifitas serangan pasukan Subangkit kerap menyulitkan barisan pertahanan lawan. Hal ini pula yang akan diterapkan untuk menekan barisan pertahanan pasukan Yusuf Money besok.

“Saya kira tinggal selangkah lagi menuju final. Mohon doanya saja. Mudah-mudahan kita bisa lolos final,” cetus arsitek tim asal Pandaan Kabupaten Pasuruan ini. (day/asd)