Bangkitkan Kesejahteraan Perekonomian Keluarga, Bunda Fatma: Para Perempuan Harus Punya Potensi dan Mandiri

522

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemkot Pasuruan menggelar pelatihan olahan pangan berorientasi pasar bagi perempuan kepala keluarga (PEKKA). Pelatihan untuk menunjang kesejahteraan perekonomian keluarga.

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada, Selasa (5/7/2022). Bertempat di Gedoeng Woloe, Kota Pasuruan, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan, Fatma Saifullah Yusuf turut hadir. Ia memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh tamu undangan.

Wanita yang akrab disapa Bunda Fatma ini mengatakan, salah satu hal yang membantu mendongkrak kesejahteraan perekonomian keluarga adalah perempuan. Sebab, para perempuan punya potensi lebih untuk itu.

“Para perempuan memiliki potensi sebagai pengungkit kesejahteraan keluarga, kelak diharapkan dapat mengembangkan seluruh potensi dan membangun karakter yang tangguh, inovatif, kreatif dan cerdas sehingga mampu memperbaiki kehidupannya sendiri agar lebih sejahtera,” tuturnya.

Baca Juga :   Lagi, 23 Pasien Kabupaten Pasuruan Sembuh dari Corona

Untuk itu, Bunda Fatma melanjutkan, para perempuan di Kota Pasuruan difasilitasi dengan berbagai pelatihan untuk mengembangkan potensi diri. Salah satunya yakni dengan pelatihan olahan pangan yang digelar saat ini.

Melalui pelatihan olahan pasar bagi perempuan ini, Ia berharap angka kemiskinan di Kota Pasuruan bisa berkurang. Selain itu, diharapkan pula dapat menciptakan kaum perempuan yang mandiri dalam segi ekonomi.

“Program ini digelar supaya ibu-ibu PEKKA tidak lagi tergantung pada orang lain, harus terus belajar dan tetap semangat agar menjadi ibu yang dapat dibanggakan putra putrinya kelak,” ungkap Bunda Fatma.

Walau berlangsung hanya 3 hari, Fatma meminta kegiatan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin. Khususnya untuk membangun tatanan masyarakat yang sejahtera, adil gender, dan bermartabat.

Baca Juga :   Ibu-Anak Tewas Diserondol Avanza, hingga Pemicu Warga Tutur Ngamuk Buang Sampah di Jalanan | Koran Online 4 April

Tak lupa, juga bisa untuk mengoptimalkan ketersediaan bahan pangan lokal yang melimpah di Kota Pasuruan. Supaya produk jual Kota Pasuruan lebih bervariatif dan bernilai jual tinggi.

“Saya berharap adanya keterlibatan aktif dari ibu-ibu PEKKA untuk bisa memanfaatkan dan terus meningkatkan keterampilan ibu-ibu supaya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

Sekadar informasi, pelatihan olahan pangan berorientasi pasar bagi PEKKA diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan yang berkolaborasi dengan DP3AKB.

Turut berkolaborais pula Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan, dan Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Pasuruan. (trj/**)