Sisi Negatif dan Positif Pasutri yang Memutuskan Tidak Punya Anak Pasca Menikah

206

Pasuruan (WartaBromo.com) – Bagi sebagian orang keputusan tak punya anak pasca menikah dianggap tabu. Namun ternyata ada sisi positif dan negatif yang bisa diambil dari keputusan tersebut.

Dilansir dari klikdokter.com, psikolog keluarga Gracia Ivonika mengatakan ada berbagai alasan tentang mengapa beberapa pasangan memutuskan tak punya anak setelah menikah. Baik di luar masalah medis atau sekadar komitmen berdua.

“Beberapa di antaranya, adanya kondisi penyakit menular yang dimiliki salah satu pasangan, kebebasan pribadi, kekhawatiran dalam hal mengurus anak, punya target dan tujuan hidup tertentu, dan lain sebagainya,” jelas Ivon.

Nah, menilik dari hal di atas, tentu ada sisi positif dan negatif yang bisa diambil dari keputusan tak punya anak pasca menikah. Berikut diantaranya:

Baca Juga :   Tahun 2019, Angka Perceraian di Pasuruan Turun

Sisi Positif

Apabila keputusan tak punya anak sudah menjadi keputusan kedua belah pihak, maka bisa mendatangkan sisi-sisi positif, seperti:

  • Bisa lebih fokus pada diri sendiri dan pasangan.
  • Tidak merasa terbebani dalam beberapa aspek kehidupan, misalnya finansial dan sosial.
  • Tidak ikut menyumbang kepadatan populasi Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia.

Sisi Negatif

Berbeda dengan di atas, akan berbeda ceritanya jika keputusan tak punya anak pasca menikah hanya diinginkan salah satu pasangan. Maka, akan ada sejumlah sisi negatif yang muncul dalam rumah tangga, seperti:

  • Cenderung merasa kesepian, apalagi seiring bertambahnya usia akan semakin merasa hampa.
  • Merasa kurang fit in di dalam masyakarat dan lingkungan sekitar karena akan sering mendapat gunjingan.
  • Pasutri tidak memiliki orang yang bisa diandalkan untuk merawat ketika sudah tua
Baca Juga :   Pasutri Dibacok Orang Tak Dikenal, Suami Tewas

Plus minus di atas bisa menjadi pertimbangan ketika pikiran untuk tidak mau punya anak sedang terlintas. Apapun yang dipilih, itu harus menjadi keputusan jangka panjang terbaik untuk kalian berdua. (trj)