Dewan Soroti Pendapatan Rumah Sakit Purut Turun Hampir 50%

408

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dewan menyoroti pendapatan RSUD dr. R. Soedarsono yang turun hampir 50 persen. Dewan meminta agar segera dilakukan kajian untuk perbaikan ke depan.

Hal ini disampaikan oleh anggota Fraksi PKS, Imam Joko Sih Nugroho dalam pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pasuruan Tahun 2021.

Imam menyebut, pada tahun-tahun sebelumnya, pendapatan rumah sakit bisa mencapai Rp60 hingga Rp70 miliar per tahun atau bahkan lebih. Namun, pada tahun 2021, pendapatan rumah sakit turun hampir 50 persen.

Menurut Imam, pada tahun 2021, pendapatan rumah sakit mencapai Rp60 miliar. Hanya saja, dari pendapatan Rp60 miliar itu, separuhnya adalah klaim penanganan Covid-19.

Baca Juga :   Hari Pertama Belajar Tatap Muka di Sekolah, Siswa: Senang Bisa Ketemu Teman-teman

“Artinya kalau tidak ada Covid-19, pendapatannya hanya sekitar Rp30-an miliar. Dibandingkan dulu yang bisa Rp60-Rp70 miliar, berarti kan turun separuh,” ujar Imam.

Menurut fraksinya, hal ini bisa jadi disebabkan adanya sejumlah rumah sakit alternatif yang ada di Kota Pasuruan dan sekitarnya. Untuk itu, kata Imam, pihaknya meminta agar dilakukan kajian serta analisa yang detail dan menyeluruh sebagai dasar perbaikan ke depan.

Selain menyorot rumah sakit, Fraksi PKS juga mempertanyakan soal pengadaan seragam gratis untuk pelajar kelas I SD dan kelas VII SMP. Hal ini karena, seragam yang seharusnya bisa dibagikan pada tahun ajaran baru, hingga kini belum terealisasi.

“Mohon dijelaskan mekanisme dan progresnya sampai di mana? Kapan direalisasikan? Mengingat tahun ajaran baru sudah dimulai,” imbuh Imam.

Baca Juga :   Perempuan ASN Pemkot Pasuruan Positif Covid-19

Pandangan Fraksi PKS ini selanjutnya akan ditanggapi oleh pemkot pada rapat paripurna III dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi yang akan dilaksanakan Rabu (20/07/2022). (tof/may)