12 Jam Mayat Dalam Pipa Besi Baru Berhasil Dievakuasi

2308

Pajarakan (WartaBromo.com) – Jasad Samsul, warga Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo berhasil dievakuasi, Sabtu malam (27/8/2022). Prosesnya berjalan alot hingga 12 jam lamanya.

Mayat dalam pipa besi aliran irigasi di Desa Selogudik Wetan, Kecamatan Pajarakan, berhasil dikeluarkan sekitar pukul 22.00 WIB. “Setelah merusak dengan mesin gerinda di sisi kaki mayat berada, kemudian berhasil dikeluarkan dengan ditarik,” kata Kapolsek Pajarakan Iptu Eko Purwadi.

Eko mengatakan, semula proses evakuasi akan dilakukan dengan cara memecahkan pipa besi dengan palu besar. Ternyata usaha itu tak membuahkan hasil. Dimana pisa besi dengan diameter 100 cm dan ketebalan 1 cm itu, sangat alot dipukul.

Tim kemudian mencoba merusak pipa tersebut menggunakan las. Namun, upaya itu juga nihil hasil. Besi buatan jaman kolonial tersebut, sepertinya tak mempan dan sulit ditembus api las.

Baca Juga :   Misteri Mayat Dalam Pipa : Korban Hilang 4 Hari

“Sampai akhirnya solusinya dengan memotong pipa besi dengan memakai mesin gerinda, dan alhamdulilah mayat berhasil dikeluarkan,” ungkap Eko.

Jasad korban kemudian dimasukkan ke peti mati untuk dibawa ke rumah duka. Keluarga korban menolak otopsi mayat dan proses lanjutannya. Mengingat kondisi fisik korban sebelumnya ditemukan tewas.

“Terlebih lagi korban ini memang memiliki riwayat penyakit stroke yang belum sembuh, jadi jasad langsung dibawa ke rumah duka,” tandas Kapolsek Pajarakan.

Diwartakan sebelumnya, warga Dusun Gudang, Desa Selogudik Wetan, Kecamatan Pajarakan digegerkan dengan penemuan mayat di gorong-gorong pipa besi sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika ada Hasan, petani yang hendak melancarkan aliran air ke sawahnya.

Baca Juga :   Mayat di Dalam Pipa Ditemukan Warga Selogudik Wetan

Hasan pun mengecek gorong-gorong pipa aliran air tersebut. Kemudian menemukan sarung menutup pipa. Setelah diangkat terlihat perut mayat yang sudah mengeras. (cho/saw)