Kesaksian Warga Gerongan Sebelum Pesawat Latih Jatuh di Selat Madura

724

Kraton (WartaBromo.com) – Sejumlah warga di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan adanya pesawat latih yang terbang rendah di area permukiman. Menurut kesaksian warga, diduga kuat pesawat itu adalah pesawat TNI AL yang kini dikabarkan jatuh di selat Madura.

Sulton (37) salah satu warga Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan mengatakan, ia dan beberapa warga lainnya memang sempat melihat pesawat latihan yang terbang rendah melintasi kampungnya.

“Cuma tadi sekitar jak 12.00 wib saya sempat melihat pesawat itu melintas di atas Desa Gerongan secara rendah,” kata Sulton saat ditemui WartaBromo.com, Rabu (7/9/2022).

Ia tak mengetahui pasti kronologi pesawat latihan milik TNI itu bisa terbang rendah di area pemukiman.

Baca Juga :   Jasad Nahkoda Kapal Pemancing yang Karam Akhirnya Ditemukan

“Saya tahunya itu ada berita pesawat jatuh,” ucapnya.

Menurutnya, pesawat itu datang dari arah utara timur ke barat dengan kondisi terbang rendah sekitar 100 meter dari atap rumah warga.

“Itu dari arah utara timur terus ke barat, agak berbelok dengan kondisi terbang rendah. Saya juga nggak pernah melihat sebelumnya pesawat latih itu terbang serendah itu,” katanya.

Sementara itu, Nur Hasim (39), kepala Desa setempat memang telah mendapat laporan dari warga jika siang tadi ada sebuah pesawat latihan sedang melihat rendah di atas permukiman warga.

“Warga juga banyak tadi melihat ada pesawat terbang rendah, dan itu juga nggak biasanya seperti itu,” tandasnya.

Baca Juga :   Ini Kata BMKG Soal Air Laut Terpisah di Suramadu

Diketahui, selat madura dimana tempat peseat latihan milik TNI jatuh itu berdekatan dengan laut pesisir utara Pasuruan.

Dilansir dari detik, ada pesawat jatuh di Selat Madura, Jawa Timur (Jatim). Pesawat jatuh tersebut diketahui merupakan pesawat latih TNI AL.

Penyebab jatuhnya pesawat T-2503 masih belum diketahui, kondisi awak pesawat pun juga belum diketahui. Saat ini TNI AL mengerahkan 13 KRI, 1 kapal AL (KAL), 1 tim Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan 1 tim penyelam. (don/yog)