Gerah Pencemaran Kali Wrati, Warga Bikin Surat Terbuka ke Presiden

296

Beji (WartaBromo.com) – Sejumlah warga dari empat desa di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan menulis surat terbuka ke Presiden Jokowi, Selasa (20/9/2022).

Langkah tersebut ditempuh sebagai bentuk protes atas sikap Pemkab setempat yang dinilai abai terhadap pencemaran Kali Wrati. Kebetulan, sungai Wrati yang bermuara di selat Madura ini menjadi lokasi pembuangan limbah sejumlah perusahaan.

Tak pelak, sungai yang melintas di Kecamatan Beji dan Bangil ini acapkali menimbulkan aroma tak sedap. Air juga telah berubah warna.

Situasi itu pula yang membuat warga di empat desa menggelar protes. Yakni, Desa Kedungringin, Cangkringmalang, dan Kedungboto di Kecamatan Beji; serta Desa Tambakan, Kecamatan Bangil.

“Kami capek hidup dengan kondisi sungai yang seperti ini,” kata Henry Sulfianto.

Baca Juga :   Soal Pengelolaan Sampah di Bromo, Begini Kata TNBTS

Henry yang warga Kedungringin mengatakan, sebelumnya, ia dan warga lainnya berulangkali melayangkan protes. Tetapi, tanpa hasil.

Karena itu, Selasa (20/9/2020) ia dan warga lainnya berinisiatif menulis surat terbuka kepada Presiden Jokowi. Tak tanggung-tanggung, surat itu ia cetak di sebuah baliho berukuran besar dan dipampang di pinggir jalan raya Surabaya-Banyuwangi.

Isi surat tersebut di antaranya, meminta Presiden turun dan melihat langsung bagaimana dampak pencemaran Kali Wrati. “Air sumur kami tidak lagi bisa dipakai karena pencemaran ini,” jelas Henry. (tof/asd)