Kampanye Emisi Karbon, Pejabat di Probolinggo Konvoi Motor Listrik

159

Probolinggo (WartaBromo.com) – Emisi gas karbon monoksida menjadi momok menakutkan bagi kehidupan di masa depan.

Forkopimda Probolinggo melakukan sosialisasi penggunaan kendaraan listrik, pada Selasa (15/11/2022) dengan menggelar konvoi kendaraan listrik di Kota Kraksaan.

Ada 40 kendaraan listrik bergerak dari halaman Gedung Kantor Bupati Probolinggo, sekitar pukul 09.00 WIB. Iring-iringan itu melewati Jalan Panglima Sudirman. Kemudian melintas di Kelurahan Kandang Jati Kulon, Kelurahan Sidomukti, Desa Bulu, Kelurahan Semampir sebelum kembali ke tempat semula.

Forkompinda yang berkonvoi yakni Wakil Bupati Probolinggo, HA. Timbul Prihanjoko yang menjadi komandan konvoi. Ada juga Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Kajari Kabupaten Probolinggo, David P. Duarsa. Serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Baca Juga :   Kantor Digeledah KPK, Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Kabur Hindari Wartawan

Kendaraan listrik diyakini sebagai salah satu solusi untuk mengurangi emisi gas buang.

“Meramaikan dan monsosialisasikan pada masyarakat tentang kendaraan listrik. Terpenting kami mengikuti arahan dari pemerintah pusat tentang anjuran menggunakan kendaraan listrik,” kata Timbul Prihanjoko.

Kendaraan listrik itu, kata Timbul, bukan properti pemerintah. Melainkan kendaraan yang dibeli dari kocek pribadi. Meski begitu, sudah ada 40 pegawai Pemkab Probolinggo yang telah memiliki kendaraan listrik.

“Keinginan sendiri dan kesadaran sendiri untuk memiliki motor listrik. Tujuannya untuk membantu menekan polusi dan gas emisi yang merusak kesehatan udara di jalanan,” tandas pria yang pernah aktif di IPNU itu.

Kendaraan listrik, kata Kapolres Probolinggo, mempunyai aturan dan regulasi. Namun, masih dalam tahap uji coba untuk digunakan di jalanan secara bebas.

Baca Juga :   Masih Pikir-pikir, Disperindag Belum akan Buka Pasar Ternak di Kabupaten Probolinggo

“Di daerah masih belum ada tempat charging di jalanan, sehingga jarak tempuhnya masih terbatas,” ungkap AKBP. Teuku Arsya Khadafi.

Karena masih dalam uji coba, maka kepolisian memberikan dispensasi jika kendaraan digunakan di jalan umum. Dispensasi berikan hingga pemerintah selesai membuat aturan terkait surat-surat kendaraan.

“Kalau sudah selesai, pemilik kendaraan listrik bisa mengurus surat-suratnya langsung sesuatu aturan yang berlaku,” tandas perwira berdarah Rencong Aceh itu.

Mereka mengitari jalanan kecil di Kota Kraksaan. Bahkan Wabup Timbul sempat memberikan bantuan makan minum pada pengguna jalan. Konvoi itu, juga mendukung suksesnya gelaran KTT G20 di Bali. (saw/yog)