R-APBD 2023 Kota Pasuruan Disahkan, Dewan Beri Catatan Soal Payung Hidrolik di Alun – Alun

262
Penandatanganan naskah RAPBD 2023 Kota Pasuruan usai disahkan, Rabu (30/11/2022).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Rancangan APBD (R-APBD) Kota Pasuruan tahun 2023 disahkan. Namun begitu, pengesahan ini tak lepas dari catatan dewan.

R-APBD Kota Pasuruan Tahun 2023 ini disahkan dalam rapat paripurna IV, setelah fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pandangan akhirnya, di Gedung DPRD Kota Pasuruan pada Rabu (30/11/2022).

Fraksi Amanat Pembangunan, dalam pandangan akhirnya menyatakan dapat menerima R-APBD Tahun 2023, dengan sejumlah catatan. Salah satunya soal penambahan payung hidrolik di kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan.

Juru bicara Fraksi Amanat Pembangunan, Aris Budi Prasetyo menilai usulan penambahan payung hidrolik itu terkesan terburu-buru. Sebabnya, hal itu bukan kebutuhan mendesak. Dan lagi, pembangunan yang sekarang belum kelihatan hasilnya.

Baca Juga :   Fraksi Golkar Pertanyakan Pembuatan Naskah Akademik Berbiaya Rp150 Juta

Menurutnya, sebaiknya pemkot melihat dulu bagaimana hasil pembangunan payung hidrolik yang sudah ada dan bagaimana dampaknya terhadap peningkatan sektor wisata religi.

“Fraksi kami dapat menerima dengan catatan perlu dilakukan kajian ulang terhadap penganggaran payung madinah,” ujar Aris.

Catatan tentang rencana penambahan payung hidrolik ini juga disampaikan Fraksi PKS.

Juru bicara Fraksi PKS, Raden Imam Joko Sih Nugroho mengatakan, pihaknya memahami revitalisasi Kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan menjadi program prioritas Wali Kota.

“Namun di lain pihak, pembangunan lanjutan harus memerhatikan antara lain, uji coba payung madinah tahun 2022, baik dari sisi kualitas, fungsi, dan safety (keamanan),” ujar Imam.

Sementara itu Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan apresiasinya terhadap pembahasan yang dilakukan dewan terhadap R-APBD 2023.

Baca Juga :   Fraksi HNP Tempatkan Jejeb di Komisi II DPRD Kota Pasuruan

Ke depan, Gus Ipul berharap bisa bersama-sama melakukan perbaikan dan meningkatkan komunikasi baik formal maupun non formal.

“Pada prinsipnya saya mengajak wawali, sekda, dan segenap OPD untuk membuka diri untuk perbaikan bersama di tahun 2023,” ujar Gus Ipul. (tof/yog/asd)