Atap Balai Desa Ambruk saat Proses Kontruksi, Kades Sebut Ada Kesalahan

225
Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan saat sidak lokasi ambruknya atap Balai Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Foto: Romadoni.

Rembang (WartaBromo.com) – Atap balai desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ambruk pada Senin (9/1/2023) lalu. Robohnya atap pendopo ini terjadi saat pengerjaan berlangsung.

Pantauan Wartabromo pada Kamis (12/1/2023) siang, atap bangunan bala idesa yang ambruk itu sudah tak ada lagi. Hanya menyisakan beberapa genteng dan  rangka atap yang tercecer.

Kejadian itu menjadi perhatian khusus anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mendatangi lokasi guna mengecek lokasi.

Arifin, Sekretaris Komisi I Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa konstruksi bangunan terdapat kesalahan. Komisi I juga akan melakukan rekomendasi pihak desa untuk melakukan pembinaan khusus.

“Kami akan melakukan pembinaan khusus kepada Kepala Desa. Kalau anggaran kurang itu pengerjaan bisa bertahap,” sambung Arifin.

Disisi lain, Faturozi, Kepala Desa Sumberglagah mengatakan, kesalahan pengerjaan di bagian atap diduga menjadi penyebabnya. Hal itu yang membuat atap bangunan tersebut ambruk.

“Ada kesalahan pengerjaan yang di atas,” kata Faturozi.

Menurutnya, pengerjaan atap selanjutnya akan diselesaikan selama dua bulan ke depan. Selain itu, satu karyawan yang mengalami luka saat insiden tersebut diketahui sudah sembuh.

“Pekerja yang luka sudah sembuh saat ini hanya mengalami luka lecet, gak ada korban jiwa. Targetnya akan selesai dua bulan untuk pemasangan atap dan juga keramik,” jelasnya.

Sementara itu, Sugiarto, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, seluruh komponen Pemerintah Daerah telah melakukan koordinasi. Pihaknya juga sudah mengecek terkait administratif dan juga terkait teknis.

“Secara admin sudah ada evaluasi dan catatan terhadap monitoring dan tindak lanjut. Jadi OPD teknis akan memberikan konsekuensi, pola pendekatan secara hukum administrasi pertanggungjawabannya,” ujarnya.

Menurut informasi yang didapat, proyek pembangunan ini bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk rehab balai desa di Sumber Glagah. Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan itu sebesar Rp 140 juta. Dana tersebut untuk pembangunan atap dan juga lantai. (don/asd)