Antre BBM, Guru Madrasah Meninggal Dunia

512
Warga memeriksa kondisi Ihsan yang didapati tak sadarkan diri di dalam mobil saat antre BBM.

Kademangan (WartaBromo.com) – Seorang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Probolinggo, meninggal dunia saat antre BBM.

Kecurigaan warga berawal saat mobil sedan nopol N-1795-RZ yang dikemudikan korban tak bergerak meski kendaraan di depannya maju.

Begitu diperiksa oleh warga lain yang juga antre, ternyata korban sudah lemas dan tak sadarkan diri. Korban diketahui bernama Ikhsan. Dikenal juga dengan panggilan Ustad Ihksan. Korban merupakan guru MI Riyadlus Solihin, Ketapang, Kota Probolinggo.

Kapolsek Kademangan, Kompol Eko Hari membenarkan insiden tersebut. “Iya tadi korban ini antre BBM tapi tidak segera maju,” kata Eko, Selasa (24/01/2023) malam.

Warga bersama petugas SPBU Triwung Lor, atau selatan terminal Bayuangga, sempat menepikan kendaraan korban. Setelah itu, menghubungi polisi.

Saat diperiksa, korban ternyata sudah meninggal dunia. Oleh petugas, jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr. Mochammad Saleh.

Dari tubuh korban, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Sementara itu, berdasarkan keterangan kerabat korban, sebelum kejadian korban sempat mengeluh kecapean dan letih.

Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Kuat dugaan, penyakit korban kambuh saat antre BBM. Jasad korban kini diserahkan ke pihak keluarga. Untuk dikebumikan. (lai/saw/asd)