Dewan Dorong Pembangunan SMA di Bugul Kidul

718

Pasuruan (WartaBromo.com) – Jumlah SMA di Kota Pasuruan dinilai masih butuh penambahan. Ada satu kecamatan yang belum memiliki SMA.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan, M. Toyib mengungkapkan, pemerintah saat ini menerapkan kebijakan zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Dari empat kecamatan di Kota Pasuruan, hanya satu kecamatan yang belum memiliki SMA, yakni Kecamatan Bugul Kidul. Hal ini, kata Toyib, kemudian berdampak pada siswa-siswa yang kebetulan tinggal di Bugul Kidul.

Mereka harus mendaftar sekolah ke luar wilayahnya. Padahal sekolah di luar Bugul Kidul juga harus menerima siswa-siswi yang berada di zonasi mereka sendiri.

“Oleh karena itu keberadaan SMA di Bugul Kidul sangat penting,” kata Toyib, Rabu (02/08/2023).

Meski SMA merupakan kewenangan Pemprov Jatim, menurut politisi Golkar tersebut pemkot tetap harus melakukan intervensi dengan menginisiasi lalu mengusulkan ke pemprov.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Lucky Danardono mengatakan, Bappelitbangda sudah melakukan studi kelayakan terkait penambahan SMA di Kota Pasuruan.

Hasil dari studi kelayakan tersebut diserahkan ke pemprov. Sementara pembangunannya, pemkot akan mengajukan proposal ke pemprov.

“Karena realisasinya tetap menjadi kewenangan pemprov,” kata Lucky. (tof/asd)