Perbandingan Kekayaan Calon Penjabat Wali Kota Probolinggo

990
Sekda-Sekwan Diusulkan Jabat Pj Wali Kota Probolinggo

Probolinggo (WartaBromo.com) – DPRD Kota Probolinggo telah mengajukan Sekretaris Daerah Ninik Ira Wibawati dan Sekretaris DPRD Teguh Bagus Sujarwanto sebagai calon Penjabat Wali Kota menggantikan Hadi Zainal Abidin. Bagaimana perbandingan harta kekayaan kedua pejabat eselon II itu?

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun periode 2022, Ninik Ira Wibawati memiliki kekayaan sebesar Rp 8,7 miliar pada tahun 2022. Sementara Teguh Bagus memiliki kekayaan sebesar Rp 1,081 miliar. Kekayaan itu dilaporkan per 10 Maret 2023.

Ninik memiliki kekayaan sekitar Rp Rp 8.700.080.181, dengan peningkatan 6,30 persen dari tahun sebelumnya. Kekayaan tersebut terutama berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 7,110 miliar di wilayah Kota Probolinggo dan Kota Malang.

Baca Juga :   Tiga Ribu Nakes di Kabupaten Probolinggo Bakal Divaksin

Ninik juga memiliki kendaraan bermotor berupa mobil Kijang Innova tahun 2010 senilai Rp 130 juta, sebuah motor Honda Beat matic tahun 2016 senilai Rp 8,5 juta. Serta kas setara senilai Rp 1,451 miliar.

Sementara itu, Teguh Bagus Sujawanto tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 1,081 miliar. Asetnya melibatkan tanah dan bangunan senilai Rp 900 juta.

Untuk alat transportasi dan mesin, aset Teguh senilai Rp 164 juta. Termasuk motor Yamaha Mio Soul GT tahun 2015, Honda CB 150 Verza tahun 2019, Honda Scoopy tahun 2018, dan mobil Toyota Innova V tahun 2008.

Teguh juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3,515 juta serta Kas dan Setara Kas senilai Rp108,9 juta.

Baca Juga :   Viral! Sambil Menangis, Siswa TK Permata Datangi Sekolahan di Tengah Malam

Keduanya diusulkan oleh DPRD Kota Probolinggo untuk mengisi kekosongan jabatan wali kota. Setelah masa jabatan Hadi Zainal Abidin berakhir pada 31 Desember 2023.

Ninik Ira Wibawati, sebelum menjabat sebagai Sekda pada 2019, pernah mengepalai Dinas Kesehatan Kota Probolinggo. Sementara Teguh Bagus Sujawanto, saat ini menjabat Sekwan Kota Probolinggo.

Keputusan DPRD Kota Probolinggo ini menjadi sorotan, mengingat perbandingan kekayaan kedua kandidat tersebut mencerminkan latar belakang dan potensi kepemimpinan masing-masing. (lai/saw)