Gerah Terima Laporan Jalan Rusak, Pemkab Probolinggo Tambah Truk Seharga 1,8 Miliar

247

Probolinggo (WartaBromo.com) – Laporan jalan rusak mendominasi keluhan masyarakat di layanan Lapor Kand4. Alhasil, Pemkab Probolinggo pun berusaha mempercepat penanganan jalan rusak dengan mendatangkan truk alpomain.

“Hampir 90 persen laporan masyarakat tentang jalan rusak. Namun, untuk perbaikan jalan rusak belum ada anggaran,” sebut Pj. Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto.

Pada akhir November lalu, Pemkab Probolinggo mendatangkan truk alpomain senilai Rp 1,8 miliar melalui PAK 2023. Dilengkapi dengan peralatan khusus untuk melakukan tambal sulam pada jalan rusak ringan, seperti pengaspalan dan mesin pemadat.

Truk ini, yang bukan kali pertama dimiliki oleh pemerintah setempat. Pada tahun lalu, truk serupa dibeli dan dioperasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Digunakan di sekitar Kraksaan

Baca Juga :   KPU Kota Probolinggo Ajukan Rp40 Miliar untuk Pilkada 2024

“Dengan dua unit alpomain ini, akan kami bagi operasinya di wilayah barat dan timur,” ungkap Ugas sembari berharap penanganan keluhan masyarakat bisa lebih optimal.

Selain menambah truk alpomain, Pemkab Probolinggo juga akan intensif dalam menegakkan aturan tonase kendaraan sesuai dengan kelas jalan. Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif kendaraan berat, seperti yang sering digunakan dalam sektor pertanian, industri, dan tambang.

“Ke depan kami akan atur dan akan ada batas-batas kelas jalan yang jelas. Solusinya harus memanfaatkan kendaraan pikap atau truk kecil untuk estafet muatannya,” jelas Ugas.

Pemkab Probolinggo berencana menambah unit truk alpomain pada tahun depan. Memastikan respons cepat terhadap kerusakan jalan baru dan mencegah kerusakan yang lebih parah. Diharapkan dapat menjaga kualitas jalan dan mendukung pembangunan wilayah.

Baca Juga :   Hasan Aminuddin Dipindahkan ke Medaeng  

Bumi Rengganis ini,memiliki 187 ruas jalan kabupaten sepanjang total 785,819 kilometer (km). Dengan kondisi mantap sepanjang 607.682 kilometer atau setara 77,33 persen.

Sementara jalan sepanjang 178.137 km atau setara 22,67 persen kondisinya rusak ringan hingga berat.

Sejauh ini perbaikan dan pemeliharaan jalan tengah berlangsung. Sesuai jadwal, sudah selesai sekitar 85 persen dari kondisi jalan yang rusak ringan. (saw/saw)