Real Count Sementara KPU: PDIP Salip Demokrat, Caleg Gollar dan PPP Saling Sikut di Dapil 1

1044

Kraksaan (WartaBromo.com) – Persaingan caleg di Dapil 1 (Kraksaan, Besuk, Gading) menuju kursi DPRD Kabupaten Probolinggo cukup sengit. PDIP kini menyalip Partai Demokrat. Sementara caleg Golkar dan PPP saling sikut dengan rekannya.

Dalam real count sementara KPU per Selasa (20/2/2024) pukul 15.00 WIB, untuk Kabupaten Probolinggo, telah terhitung 78,03 persen atau penghitungan dari 373 TPS dari total 478 yang ada.

PKB menjadi leader pada rekapitulasi suara di Dapil 1 dengan mengumpulkan 17.986 suara atau 25,6 persen. Diikuti oleh Golkar dengan 12.664 atau 18,03 persen dan Gerindra dengan 8.900 suara atau 12,67 persen.

PPP dengan 8.028 suara atau 11,43 persen, Nasdem meraup 6.352 suara atau 9,04 persen.

Baca Juga :   Gudang Pabrik Kertas di Beji Terbakar hingga Satpol PP Tegur Pemilik Warung | Koran Online 29 April

PDIP yang sebelumnya dibawah Demokrat kini berbalik posisi. Banteng merah mendulang suara sebanyak 5.888 atau 8,38 persen berbanding 4.997 atau 7,11 persen.

Dari data yang masuk, 2 Caleg PPP saling kejar suara. Jika kemarin Moh Yasin menjadi yang teratas, maka kini digantikan Saiful Bahri. Yasin tertinggal 127 suara dari Saiful yang mengumpulkan 3.331 suara.

Sementara itu, 2 caleg perempuan Golkar juga saling kejar-kejaran. Musrifatun yang mendulang 4.657 suara, ditempel ketat oleh Intan Cahya Kurniasari dengan 4.510 suara.

Berdasarkan hasil real count sementara, maka komposisi caleg potensial berubah. Di PPP, caleg Moh Yasin posisinya bertukar dengan Saiful Bahri. Begitu juga dengan posisi Rizka Nur Fajria Umami dari Partai Demokrat, posisinya digeser Khairul Anam dari PDIP.

Baca Juga :   Kasus Positif Perlahan Naik, Wali Kota Probolinggo Warning Pelaku Usaha

Berikut ini adalah nama-nama calon dan perolehan suara yang berpotensi menjadi anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Dapil 1:

1. Siti Komariah dari Partai Kebangkitan Bangsa (4.961 suara)
2. Dewi Azizah dari Partai Kebangkitan Bangsa (4.581 suara)
3. Muhammad Zubaidi dari Partai Gerindra (4.472 suara)
4. Musrifatun dari Partai Golkar (4.657 suara)
5. Mohammad Dimyati dari Partai Nasdem (2.768 suara)
6. Saiful Bahri dari Partai Persatuan Pembangunan (3.331 suara)
7. Khairul Anam dari PDIP (4.662 suara)

Hasil yang ditampilkan di situs KPU ini, merupakan hitungan langsung alias real count, tapi bukan hasil akhir Pemilu 2024. Sebab, saat ini proses penghitungan suara masih berlangsung.

Baca Juga :   Korban Dapur Meledak Membaik

Harap dicatat, KPU menyatakan bahwa publikasi Form Model C/D adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik.

Proses rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu akan dilakukan secara berjenjang oleh instansi terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (aly/saw)