Paiton Posisi Teratas Kasus DBD di Kabupaten Probolinggo

84

Probolinggo (WartaBromo.com) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat di Kabupaten Probolinggo, mencapai 993 pasien selama 3 bulan pertama 2024. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo menyebut Kecamatan Paiton menjadi penyumbang terbanyak kasus penyakit tersebut.

Kecamatan Paiton menyumbang 207 kasus, disusul oleh Kecamatan Besuk dengan 178 kasus dan Kecamatan Kraksaan dengan 92 kasus. Meskipun demikian, beberapa kecamatan lainnya juga mencatat jumlah pasien DBD yang signifikan.

Namun, angka kematian juga menjadi perhatian serius dengan 12 pasien yang meninggal akibat DBD. Kecamatan Besuk dan Tiris masing-masing mencatat 3 pasien meninggal dunia, sementara Kecamatan Kraksaan mencatat 2 pasien meninggal dunia.

Dr. Nina Kartika, Kepala Bidang Pengendalian, Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh kasus DBD dan lebih memperhatikan lingkungan sekitar.

Baca Juga :   Sopir Jeep Bromo Asal Desa Boto Kalahkan Incumbent

“Penyakit ini berbasis lingkungan, oleh karena itu sangat penting bagi masyarakat untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” ujar dr. Nina.

PSN harus dilakukan oleh penduduk dalam radius maksimal 200 meter dari rumah pasien DBD untuk menekan penyebaran penyakit.

Menyadari bahwa banyak masyarakat masih kurang menyadari akan bahaya DBD, dr. Nina menjelaskan bahwa selain langkah-langkah pencegahan, sosialisasi yang masif juga dilakukan.

Terutama mengingat bahwa kasus DBD selama 3 bulan ini didominasi oleh anak-anak usia 4 sampai 15 tahun. “Tidak hanya kasus saja, angka kematian pasien juga rata-rata dialami oleh anak-anak,” tandasnya. (aly/saw)