Berlebaran Lebih Dulu, Imam Jemaah Aolia: Saya Telpon Langsung kepada Allah

747
Berlebaran Lebih Dulu, Imam Jemaah Aolia: Saya Telpon Langsung kepada Allah

Yogyakarta (WartaBromo.com) – Ratusan jemaah Masjid Aolia di Dusun Panggang III Giriharjo, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar salat Idul Fitri pada Jumat (5/4/2024). Imam Masjid Aolia mengaku jika keputusan lebaran ini didasarkan pada telpon langsung oleh Allah SWT.

KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo atau Mbah Benu mengungkapkan mengapa ada perbedaan dalam perayaan Idul Fitri 1445H. Ia menyebut jika keputusan ini berdasarkan keyakinan langsung kepada Allah SWT.

“Saya tidak pada perhitungan (merayakan Idul Fitri). Saya telpon langsung kepada ALLAH Ta’ala. Ya Allah kemarin tanggal 4 malam 4, ya Allah ini sudah 29, 1 Syawalnya kapan? Allah Ta’ala ngendiko tanggal 5 jemuah (Allah SWT mengatakan tanggal 5 hari Jumat),” ujar mbah Benu dalam video yang beredar di sosial media dilansir dari @terangmedia.  

Mbah Benu juga menanyakan kepada Allah terkait respon yang didapatkan masyarakat. Apalagi perayaan Idul Fitri ini sangat berbeda jauh dengan ketetapan pemerintah. 

“Lah mangke nek disalahke uwong? Ora popo urusane Gusti Allah. (Lho nanti kalau disalahkan orang? Tidak apa-apa, urusanKu,” ujarnya secara tegas.

Sekadar diketahui, jemaah Aolia melaksanakan Salat Idul FItri lebih awal, setelah puasa juga lebih awal. Mereka sudah berpuasa mulai tanggal 6 Maret 2024. 

Meski demikian, Mbah Benu menyuarakan persatuan kepada jemaahnya saat khutab Salat Ied. Supaya tidak ada saling menyalahkan satu sama lain.

“Jangan menyalahkan orang. Ya kalau salah, tapi kalau benar malah dia yang untung kita yang jadi tertuduh,” ujarnya dilansir dari Antara. (may)