Pulang Silaturahmi, Pasutri Asal Desa Kloposawit Digulung Lahar Dingin Semeru

258
Pulang Silaturahim, Pasutri Asal Desa Kloposawit Digulung Banjir Lahar Dingin Semeru

Candipuro (wartabromo.com) – Tragedi banjir lahar dingin yang menghantam Lumajang, pada Kamis lalu meninggalkan duka mendalam. Pasutri Bambang dan Ngatini, tewas digulung banjir lahar dingin yang menerjang Sungai Kali Mujur, Desa Kloposawit, Candipuro.

Hasyim, kerabat korban, menceritakan kisah pilu yang merenggut nyawa saudaranya itu. Kamis malam, saat lahar dingin semeru menerjang, keduanya baru saja pulang silaturahmi dari kerabat yang ada di desa tetangga.

Namun, saat melintasi jembatan Kali Mujur, mereka tidak menyadari bahwa jembatan tersebut telah putus.

Ketika hendak menyeberang, korban terperosok dan terjatuh ke dalam aliran sungai lahar yang sedang banjir. Bambang, yang saat itu mengendarai sepeda motor, terbawa arus hingga satu kilometer dari lokasi jatuhnya.

Keluarga korban tak kuasa menahan isak tangis saat jasad mereka hendak dimakamkan.

“Korban ini terkenal baik dan suka menolong pada sesama. Kami merasa begitu kehilangan,” ujar Hasyim, Jumat (19/04/2024), ditemui usai pemakaman.

Pemerintah setempat juga turut berduka cita dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menyampaikan dampak tragis dari peristiwa tersebut. Selain dua korban yang terseret banjir lahar, satu orang lainnya juga meninggal akibat tanah longsor di daerah Kecamatan Pronojiwo.

“Kami menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul cuaca ekstrem yang diprediksi masih tinggi hingga tanggal 21 April mendatang,” tandas indah. (lai/may)