Haul Kiai Hasan Sepuh Dihadiri Ribuan Jemaah

215

Pajarakan (WartaBromo.com) – Haul almarhum Al-Arif Billah KH. Moh. Hasan ke-71, pendiri Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dibanjiri puluhan ribu warga, Sabtu (20/4/2024). Selain warga lokal, ribuan warga dari luar daerah dan luar pulau turut hadir.

Jemaah memadati halaman Pesantren Genggong hingga merayap ke jalanan depan pesantren. Bahkan jalan antar kecamatan harus dialihkan sementara, karena padatnya masyarakat yang hadir.

Simpatisan juga turut menyiapkan makanan dan minuman gratis di luar pesantren. Sebagai bentuk kepedulian dan ngalap barakah dari sang pendiri pesantren.

Meski cuaca terik, antusiasme pengunjung tidak surut. Mengenang jasa ulama besar dan pejuang Nahdlatul Ulama yang dikenal dengan sebutan Kiai Hasan Sepuh tersebut.

Baca Juga :   Panitia Pilkades Kecik Mengundurkan Diri

“Kita semua yang hadir di haul ini tentu berharap barokah dari beliau Kiai Hasan Sepuh,” tutur KH. Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, Pengasuh Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong.

Cucu Kiai Hasan Sepuh itu, berpesan agar para santri, alumni, simpatisan, serta masyarakat umum tak hanya serta merta berharap barokah dari Kiai Hasan Sepuh.

“Namun juga mengamalkan akhlak dan amaliah lain seperti halnya yang dilakukan oleh Kiai Hasan Sepuh,” pesan Ketua MUI Jawa Timur itu.

Salah satu simpatisan asal Gili Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Ahsan, datang bersama rombongan menggunakan kapal laut selama 8 jam. Sebagai ungkapan rindu dan untuk mendapatkan barokah.

“Hanya pada masa pandemi kami tidak hadir, biasanya setiap tahun kami bersama keluarga selalu hadir. Melepas rindu pada ulama yang senantiasa istiqamah berjuang untuk agama dan bangsa,” terang ia.

Baca Juga :   Viral Joget saat Imtihan hingga 10 PSK di Tretes Terjaring Razia Ramadan | Koran Online 9 Mar

Almarhum Kiai Hasan Sepuh Genggong, lahir di Desa Sentong Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, pada 27 Rajab 1259 H atau bertepatan pada tahun 1840 M. Beliau wafat pada usia 115 tahun di Genggong pada 11 Syawal 1374 H atau bertepatan pada 1 Juni 1955 M. (saw)