201 CJH Kota Probolinggo Siap Berangkat, 24 ASN Ajukan Cuti

69

Probolinggo (WartaBromo.com) – Sebanyak 201 calon jemaah haji (CJH) dari Kota Probolinggo siap diberangkatkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) setempat. Dari jumlah tersebut, 24 orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah mengajukan cuti.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, Fatchur Rozi, mengonfirmasi bahwa 24 ASN tersebut telah mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji.

“Durasi cuti yang diajukan bervariasi, ada yang 26 hari hingga maksimal 60 hari. Cuti besar sesuai aturan dapat berlangsung maksimal tiga bulan atau 60 hari, tergantung dari jadwal pemberangkatan travel,” ujar Rozi pada Jumat (17/5/2024).

Rozi menjelaskan, meskipun ASN dapat mengajukan cuti maksimal, jarang sekali yang mengambil cuti penuh selama tiga bulan. Karena tunjangan tidak akan diberikan. “Rata-rata mereka mengajukan cuti selama 40-45 hari,” tambahnya.

Baca Juga :   Polisi Periksa 9 Saksi Terkait Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Ia juga menegaskan bahwa meskipun ada 24 ASN yang cuti, pelayanan dan birokrasi di Pemkot Probolinggo akan tetap berjalan normal. “Ada pengganti sementara,” tandas Rozi

Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Probolinggo, Anshori, menyatakan bahwa 201 calon jemaah haji tersebut termasuk petugas haji daerah dan petugas kesehatan haji.

Rombongan CJH Kota Probolinggo akan bergabung dengan Kabupaten Jember dan Kabupaten Sidoarjo dalam kelompok terbang (kloter) 43. Mereka dijadwalkan berangkat dari Kota Probolinggo pada Selasa (21/5) siang.

“Semua persyaratan dokumen dan visa CJH sudah lengkap dan siap berangkat. Visa haji untuk seluruh CJH asal Kota Probolinggo sudah terbit. Rencananya, mereka akan diberangkatkan dari kantor Pemkot Probolinggo,” jelas Anshori.

Baca Juga :   Harga Cabai di Kota Pasuruan Kalahkan Harga Daging hingga Sudah 50 Orang Dipanggil Terkait Kasus BOP Kemenag | Koran Online 5 Maret

Ia juga menambahkan bahwa akan ada pemeriksaan kesehatan kembali saat di Asrama Haji Sukolilo. “Jika ada jemaah yang ditemukan hamil, maka tidak bisa berangkat,” terangnya. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.