Sisihkan Rp10 Ribu Sehari, Nenek 85 Tahun Si Penjual Cilok Berangkat Haji Setelah 50 Tahun Menabung

19

Laporan : Akhmad Romadoni

Di sudut jalan sederhana di kawasan Kota Pasuruan, langkah kaki Mislicha (85) tak pernah benar-benar berhenti. Setiap hari, nenek dengan 22 cucu itu mendorong gerobak kecilnya, menyusuri gang demi gang, menjajakan cilok kepada warga sekitar.

Siapa sangka, dari aktivitas sederhana yang dijalani selama puluhan tahun itu, tersimpan sebuah mimpi besar: berangkat ke Tanah Suci.

Mimpi itu kini bukan lagi sekadar harapan. Setelah lebih dari 50 tahun menabung dari hasil berjualan cilok, Mislicha akhirnya bersiap menunaikan ibadah haji pada 2026. Ia bahkan tercatat sebagai calon jamaah haji tertua asal Kota Pasuruan.

Perjalanan panjang Mislicha dimulai dari rumah sederhananya di Gang Empat, Jalan Patimura, Kelurahan Bugul Kidul. Di usia senja, ia masih setia menjalani rutinitas yang sama: mendorong gerobak, menawarkan dagangan, dan melayani pembeli dengan senyum ramah. Tak ada kata lelah, meski tenaga tak lagi sekuat dulu.

“Saya masih kuat alhamdulillah. Kuncinya satu, nyurung gerobak bendino (mendorong gerobak setiap hari) ,” ujar Mislicha, dengan tersenyum lebar saat ditemui wartabromo.com di rumahnya.

Keinginan untuk berhaji memang telah ia pendam sejak lama. Namun, kondisi ekonomi yang sederhana membuatnya harus bersabar. Ia tak pernah menyerah.

Setiap hari, ia menyisihkan sebagian penghasilan, bahkan hanya Rp10 ribu, untuk ditabung. Selain itu, ia juga mengikuti arisan kecil bersama warga demi mengumpulkan biaya awal pendaftaran haji.

“Sedino sepuluh ewu (sehari sepuluh ribu). Terus ikut arisan, dibayar seminggu Rp80 ribu,” pungkasnya.

Dari hasil ketekunan itu, Mislicha akhirnya berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp25 juta untuk setoran awal haji. Ia resmi mendaftar pada 2017. Kala itu, ia tak pernah menyangka bahwa panggilan untuk berangkat akan datang lebih cepat dari perkiraannya.

“Waktu daftar, saya pikir mungkin nggak akan keburu berangkat. Kabeh kersane gusti allah (Semua kehendak Allah),” tuturnya lirih.

Perjalanan hidup Mislicha tidak selalu mudah. Ia telah ditinggal sang suami sejak 15 tahun lalu. Sejak itu, ia harus berjuang sendiri membesarkan delapan anaknya. Dalam keterbatasan, ia tetap memilih untuk bertahan dan bekerja keras.

Anaknya, Mariatul Qibtiyah, menjadi saksi perjuangan tersebut. Ia bahkan kini turut mendampingi sang ibu, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam perjalanan spiritual ke Tanah Suci.

“Ibu itu orangnya nggak pernah menyerah. Dari dulu selalu nabung, walaupun sedikit. Saya sering bilang istirahat saja, tapi beliau tetap ingin jualan,” kata Mariatul.

Menurutnya, keberangkatan sang ibu menjadi kebanggaan sekaligus haru bagi keluarga. Ia pun ikut membantu dengan berjualan cilok, melanjutkan usaha yang telah menjadi bagian dari kehidupan keluarga mereka.

“Saya daftar 2020. Tapi saja jadi pendamping ibu. Alhamdulillah, akhirnya bisa berangkat bareng. Ini seperti mimpi buat kami,” tambahnya.

Mislicha dijadwalkan berangkat pada Kamis, 23 April 2026, bersama anaknya dalam Kloter 10 Embarkasi Surabaya. Seluruh biaya dan persiapan haji berasal dari hasil jerih payahnya selama puluhan tahun.

Menjelang keberangkatan, suasana haru mulai terasa di lingkungan tempat tinggalnya. Para tetangga yang mengenal sosok Mislicha sebagai pribadi ulet dan telaten ikut merasakan kebahagiaan.

Rencananya, Mislicha akan menggelar syukuran sederhana sebelum berangkat. Ia ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memohon doa restu dari keluarga dan warga sekitar agar perjalanannya berjalan lancar.

Bagi Mislicha, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga puncak dari kesabaran dan ketekunan yang ia rawat selama puluhan tahun. Dari gerobak cilok yang didorong setiap hari, ia membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan langkah kecil yang konsisten.

“Mandar mugo diparingi sehat (Semoga saya diberi kesehatan) ,” ucapnya penuh harap. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.