Puluhan Ibu-Ibu Berdaster Geruduk Pabrik Plastik di Kepel, Keluhkan Bau Menyengat dan Sesak Napas

10

Pasuruan (WartaBromo.com) – Puluhan ibu-ibu warga Kampung Lojok, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, mendatangi pabrik pengolahan plastik pada Kamis (16/4/2026) pagi. Mereka memprotes bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pabrik dan dinilai mengganggu kesehatan.

Dengan mengenakan daster, para ibu membawa poster bertuliskan keluhan seperti sesak napas, gatal-gatal, hingga tuntutan agar produksi dihentikan. Aksi dilakukan di depan pabrik dengan pengawalan warga sekitar.

“Totop totop ojok gelem disogok duek, masyarakate kelaran (tutup-tutup jangan mau disogok uang, masyarakat yang kesakitan),” teriak peserta aksi, menegaskan penolakan terhadap kompensasi uang dan menuntut solusi atas dampak yang dirasakan warga.

Dalam rekaman video yang beredar, lurah setempat terlihat datang ke lokasi untuk menemui massa dan merespons keluhan warga.

Braga (40), warga setempat, mengatakan gangguan dari pabrik sudah dirasakan sejak beberapa bulan terakhir. Bau asap disebut muncul pada waktu tertentu dan cukup menyengat.

“Baunya sangat terasa, bikin tidak nyaman. Ada yang mengeluh sesak napas dan gatal,” ujarnya.

Warga menduga asap atau limbah dari cerobong pabrik kerap keluar pada dini hari, saat aktivitas lingkungan masih sepi. Sementara pada pagi hingga sore hari, aktivitas pabrik tidak terlihat.

Menurut warga, upaya mediasi dengan pihak perusahaan sudah beberapa kali dilakukan, namun belum ada perubahan. Pabrik disebut tetap beroperasi seperti biasa.

Warga meminta pemerintah setempat turun tangan dan menindaklanjuti keluhan tersebut, termasuk mengecek aktivitas dan dampak lingkungan dari pabrik pengolahan plastik itu. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.