Pasuruan (WartaBromo.com) – Ratusan calon jamaah haji asal Kota Pasuruan, yang tergabung dalam Kloter 10 memiliki cara unik untuk menghindari koper mereka tertukar. Mereka memasang berbagai tanda khusus pada koper, mulai dari boneka, mainan anak-anak, gembok hingga pita berwarna-warni.
Total sebanyak 273 calon jamaah haji melakukan hal tersebut sebagai bentuk antisipasi di tengah banyaknya koper yang akan diberangkatkan. Selain diberi tanda unik, setiap koper juga telah dilengkapi identitas berupa kartu pengenal dan foto pemilik.
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Pasuruan, Ahmad Marzuqi, mengatakan bahwa kloter 10 tidak hanya diisi jamaah dari Kota Pasuruan. Akan ada tambahan jamaah dari daerah lain, yakni 60 orang dari Kabupaten Pasuruan dan 43 orang dari Kota Malang.
“Totalnya memang gabungan, jadi tidak hanya dari Kota Pasuruan saja. Untuk koper siang ini diberangkatkan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia juga mengingatkan seluruh calon jamaah haji agar mematuhi aturan terkait barang bawaan. Jamaah diminta membawa perlengkapan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Haji RI.
Jika ditemukan barang bawaan yang melebihi batas atau termasuk barang terlarang, maka petugas tidak segan untuk menyitanya.
“Sudah kami imbau, agar barang bawaan disesuaikan dengan aturan. Kalau melanggar, pasti akan disita petugas,” tegasnya.
Rencananya, seluruh koper jamaah akan dikirim lebih dulu ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Rabu (22/4/2026). Sementara para calon jamaah haji dijadwalkan berangkat menuju asrama sehari setelahnya, yakni pada Kamis (23/4/2026). (don)





















