Pasuruan (WartaBromo.com) – Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan maut yang melibatkan Bus Tiara Mas Pariwisata dan sebuah truk tractor head di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), KM 816.200/A, Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis (18/6/2026) siang.
Dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.00 itu, satu penumpang meninggal dunia dan lima orang luka-luka.
Hasil penyelidikan awal Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, kecelakaan bermula saat bus pariwisata Tiara Mas bernopol EA-7650-A yang dikemudikan Andi Adhar (28), melaju dari barat.
Saat melintas di KM 816.200/A, pengemudi diduga hilang konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang truk tractor head nopol DN-8578-LU yang dikemudikan Tono Kasanto (50).
“Bus berjalan dari arah barat ke timur dan kurang memperhatikan situasi lalu lintas di depan sehingga menabrak bagian belakang kendaraan truk yang berjalan searah,” kata Iptu Zulkifli, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Jumat (19/6/2026).
Benturan keras menyebabkan bagian depan bus ringsek parah dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka. Sopir bus, Andi Adhar, mengalami luka robek di dahi dan kaki kiri serta menjalani perawatan di RSUD Ar Rozi Kota Probolinggo.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Mustafa (72), seorang petani asal Desa Wora, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Korban meninggal dunia setelah dievakuasi ke RSUD Ar Rozi Kota Probolinggo.
Selain korban meninggal, empat penumpang lainnya mengalami luka ringan dan mendapat perawatan medis. Mereka adalah Yudi Suprianto (27), warga Kota Bima; Arfi’in (32), warga Bekasi; Ridwan (63), warga Kabupaten Bima; serta Siti Nur (51), warga Kabupaten Tangerang.
Para korban dirawat di RSUD Ar Rozi Kota Probolinggo dan RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.
Sementara itu, pengemudi truk, Tono Kasanto, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Namun, bodi bagian belakang kendaraannya rusak ringan dengan kerugian sekitar Rp5 juta.
Sedangkan Bus Tiara Mas mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, sisi kiri depan, serta kaca depan pecah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
“Untuk korban masih mendapatkan perawatan di rumah sakit. Saat ini masih proses penyelidikan,” tuturnya. (don/asd)




















