Dihantam Ombak Tiga Kali, Nelayan Asal Pohjentrek Hilang di Perairan Kraton

11

Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang nelayan asal Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut saat perahu yang ditumpanginya dihantam gelombang di Perairan Kraton, Senin (22/6/2026) sore.

Korban diketahui bernama Asad (52), warga Dusun Plugon, Desa Susukanrejo. Hingga Senin malam, keberadaannya masih belum ditemukan meski sempat dilakukan pencarian oleh rekan-rekan sesama nelayan.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika Asad bersama tiga nelayan lainnya berangkat melaut dari Perairan Panggungrejo menuju wilayah perairan Sidoarjo untuk mencari ikan. Namun, baru sekitar 30 menit berlayar, perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak besar hingga tiga kali berturut-turut dari sisi kanan lambung kapal.

Terjangan gelombang tersebut membuat perahu kemasukan air dalam jumlah besar. Asad yang saat itu berada di bagian belakang perahu sebagai nahkoda terlempar ke laut setelah dihantam ombak. Sementara tiga nelayan lainnya berhasil bertahan di atas perahu yang mulai dipenuhi air.

Ketiga nelayan itu kemudian meminta pertolongan kepada nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi. Mereka berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan sempat melakukan pencarian terhadap Asad, namun korban tidak ditemukan.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, membenarkan adanya laporan nelayan hilang tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi setelah perahu yang ditumpangi korban diterjang gelombang besar saat melaut.

“Korban bersama tiga nelayan lainnya berangkat mencari ikan dari Perairan Panggungrejo menuju Perairan Sidoarjo. Saat berada di Perairan Kraton, perahu dihantam ombak hingga kemasukan air dan korban yang berada di bagian belakang perahu terjatuh ke laut,” kata Junaedi, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, tiga nelayan lainnya berhasil diselamatkan oleh perahu nelayan yang melintas. Setelah itu, mereka berupaya mencari korban, namun hingga malam hari hasilnya masih nihil.

“Karena kondisi sudah gelap, para nelayan kembali ke darat dan melaporkan kejadian tersebut ke Satpolairud Polres Pasuruan Kota. Saat ini korban masih dalam pencarian,” ujarnya.

Satpolairud Polres Pasuruan Kota menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung melakukan koordinasi untuk proses pencarian lebih lanjut terhadap korban yang hilang di Perairan Kraton. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.