Pemkab Janjikan Akan Jembatani Dialog Warga Alastlogo dan TNI AL, Jalur Pantura Kembali Dibuka

57

Pasuruan (WartaBromo.com) – Aksi blokade Jalur Pantura Pasuruan–Probolinggo di depan Komando Latihan Marinir, Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, akhirnya berakhir pada Kamis (23/7/2026) petang. Setelah sempat lumpuh selama berjam-jam akibat ditutup ratusan warga, arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 17.11 WIB.

Pembukaan kembali jalur tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi dialog antara perwakilan warga Alastlogo dan pihak TNI Angkatan Laut guna mencari solusi atas persoalan yang memicu aksi protes.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengatakan Bupati Pasuruan bersedia menjadi fasilitator dalam pertemuan tersebut. Kesepakatan itu diambil setelah dilakukan komunikasi bersama sejumlah pihak yang hadir di lokasi.

“Dari hasil yang sudah kita dengar bersama tadi di sini, hadir anggota dewan, Pak Kades, Pak Carik, tokoh masyarakat Alastlogo, Komandan Satuan Angkatan Laut, dan Muspika. Semuanya sepakat bahwa harus ada solusi terkait dengan hal ini,” ujar Yudha.

Menurutnya, pihak TNI Angkatan Laut juga telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam forum yang akan difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Pak Bupati bersedia memfasilitasi pertemuan antara para tokoh masyarakat Alastlogo dengan pihak TNI Angkatan Laut. Dari pihak Angkatan Laut juga sudah kami hubungi dan bersedia hadir pada kesempatan fasilitasi oleh Bupati Pasuruan. Itu sebagai jalan tengah permasalahan kita,” katanya.

Yudha menegaskan seluruh pihak memiliki komitmen yang sama, yakni menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan keselamatan dan perlindungan masyarakat.

“Intinya semua ingin masalah ini selesai, masyarakat tetap dilindungi. Kami berharap setelah ini bisa ditentukan jadwal untuk berdialog bersama mencari solusi terbaik bagi masyarakat Alastlogo,” ucapnya.

Terkait waktu pelaksanaan dialog, Yudha menyebut jadwalnya masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bupati Pasuruan.

“Nanti akan kami konsultasikan ke beliau untuk persiapannya. Yang penting ini terurai dulu,” pungkasnya.

Usai adanya kesepakatan tersebut, warga secara bertahap membubarkan aksi dan membuka kembali blokade di Jalur Pantura Pasuruan–Probolinggo. Kendaraan yang sebelumnya mengular hingga beberapa kilometer akhirnya dapat kembali melintas normal.

Sebelumnya, ratusan warga Alastlogo melakukan aksi penutupan jalan sebagai bentuk protes atas dugaan peluru nyasar saat kegiatan latihan militer di kawasan Komando Latihan Marinir. Dalam aksi tersebut, warga menuntut agar kegiatan latihan dihentikan dan tidak lagi dilaksanakan di wilayah Alastlogo karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.