Pasuruan (WartaBromo.com) – PT PLN Indonesia Power UBP Grati menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bernutrisi tinggi kepada 40 ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini digelar sebagai upaya mencegah stunting sejak masa kehamilan. Adapun program tersebut merupakan kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Grati bersama Puskesmas Lekok.
Sebanyak 40 penerima manfaat berasal dari 11 desa di wilayah Kecamatan Lekok. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari Srikandi PT PLN Indonesia Power UBP Grati.
Srikandi merupakan wadah bagi pegawai perempuan di lingkungan PT PLN Indonesia Power yang tidak hanya mendukung operasional perusahaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan berbagai program sosial.
Melalui keterlibatan Srikandi, dukungan terhadap kesehatan ibu dan anak diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.
KEK merupakan kondisi ketika ibu hamil mengalami kekurangan asupan energi dan zat gizi dalam jangka panjang. Salah satu indikator yang umum digunakan ialah ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) kurang dari 23,5 sentimeter.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko ibu melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) maupun bayi prematur. Dalam jangka panjang, KEK juga dapat memicu gangguan tumbuh kembang hingga stunting.
Sementara bagi ibu, kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi dan infeksi selama kehamilan maupun persalinan.
Penyerahan PMT berlangsung di Aula Puskesmas Lekok. Kepala Puskesmas Lekok, dr. Dian Megawati, mengapresiasi dukungan PLN Indonesia Power UBP Grati dalam membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah Lekok.
“PMT merupakan salah satu program pemerintah dalam mengatasi permasalahan gizi dan mencegah stunting. Kami bangga dapat menjadi bagian dari kerja sama dengan PT PLN Indonesia Power UBP Grati. Semoga kerja sama ini dapat terus terjalin,” ujarnya.
Assistant Manager Keamanan dan Humas PLN Indonesia Power UBP Grati, Akhmad Khayubi, mengatakan pemberian PMT tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga menjadi stimulan agar ibu hamil semakin memperhatikan pemenuhan gizi selama masa kehamilan.
“Harapannya, ibu-ibu hamil bisa menerapkan pola makan bergizi dengan memanfaatkan sumber protein tinggi seperti kacang hijau, susu, dan telur. Apalagi, Lekok memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, termasuk ikan dan susu segar,” kata Akhmad.
Menurutnya, pemenuhan gizi ibu hamil merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat. Karena itu, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya pencegahan KEK dan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Semoga kontribusi ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi ibu dan calon bayi, serta memberikan impact yang lebih baik lagi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, PLN Indonesia Power UBP Grati berharap dukungan terhadap ibu hamil dengan KEK tidak berhenti pada pemberian makanan tambahan.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak sejak masa kehamilan, karena generasi yang sehat dimulai sejak kehidupan pertama tumbuh di dalam kandungan. (Jun/**)





















