Turunan Maut Bromo, Minibus Diduga Rem Blong Tabrak Truk, Enam Luka-luka

9

Sukapura (WartaBromo.com) – Kecelakaan beruntun yang diduga dipicu kegagalan fungsi rem terjadi di jalur wisata Bromo, tepatnya di Desa / Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu pagi (2/8/2026).

Insiden tersebut memicu proses penyelamatan yang dramatis setelah seorang perempuan lanjut usia terjepit di dalam kabin truk mini Traga. Warga sekitar berupaya mengevakuasi korban menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan bermula saat sebuah minibus kuning bernomor polisi AG 1244 GD melaju dari kawasan Bromo menuju akses Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro).

Kendaraan dikemudikan M. Wahyudi (19), warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dengan dua penumpang bernama Dika dan Fauzi yang berasal dari Kalimantan dan Bali. Ketiganya diketahui merupakan siswa lembaga kursus bahasa Inggris di Pare, Kabupaten Kediri.

Saat melintasi jalan menurun dengan kemiringan cukup ekstrem, mobil matik tersebut diduga tetap dikendarai menggunakan posisi transmisi D, sehingga kendaraan kehilangan kemampuan pengereman.

Pengemudi kemudian terus membunyikan klakson sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan lain karena mobil tidak lagi dapat dikendalikan.

Sekitar 150 meter sebelum lokasi tabrakan, minibus tersebut bahkan nyaris menyerempet kendaraan lain.

“Dari atas itu hampir nabrak saya, klakson panjang, saya minggir ke swalayan di atas sana itu, ini mobil kuning kencang sudah ke bawah, blong,” ujar Ade, saksi mata di lokasi.

Sesampainya di tikungan tajam Sukapura, minibus akhirnya menghantam bagian belakang truk mini Traga yang ditumpangi Marjoko, Edo, dan Sri Handayani. Ketiganya merupakan warga setempat yang sedang mengangkut tandon berisi air bersih.

Benturan keras membuat truk terdorong hingga menabrak tiang toko kelontong di tepi jalan. Akibatnya, kabin kendaraan ringsek dan menjepit Sri Handayani sehingga proses evakuasi berlangsung cukup sulit.

“Kencang dari atas ini pak, sama-sama dari selatan, truknya ditabrak dari belakang,” kata saksi mata lainnya, Margono.

Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka-luka. Tiga korban merupakan penumpang minibus, sementara tiga lainnya merupakan penumpang truk mini Traga.

Seluruh korban telah dievakuasi ke Puskesmas Sukapura untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengendara yang melintasi jalur pegunungan, terutama pengguna kendaraan transmisi otomatis.

Teknik berkendara yang kurang tepat di jalan menurun berpotensi menyebabkan sistem pengereman kehilangan efektivitas sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut. Kasus kecelakaan masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.