Berangkat Kerja Usai Subuh, Karyawati PT HM Sampoerna Jadi Korban Begal di Probolinggo, Motor hingga Ponsel Raib

11

Gending (WartaBromo.com) – Aksi pembegalan kembali menghantui Kabupaten Probolinggo. Seorang karyawati PT HM Sampoerna Plant Kraksaan menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) saat berangkat kerja selepas Subuh, Jumat (7/8/2026). Korban diserang di jalan sepi kawasan Kecamatan Gending hingga kehilangan sepeda motor, telepon seluler, uang tunai, dan tas miliknya.

Kali ini korbannya Hidayati (35), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, yang menjadi sasaran komplotan pelaku saat berangkat menuju tempat kerjanya di PT HM Sampoerna Plant Kraksaan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 05.15 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Desa Pikatan–Randupitu, tepatnya di sekitar kawasan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Desa Pikatan, Kecamatan Gending.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat Street yang baru sekitar satu bulan dibeli secara kredit. Saat melintas di lokasi, korban menyadari dirinya dibuntuti oleh tiga orang yang mengendarai sepeda motor matik.

Tak lama kemudian, salah seorang pelaku mendekati korban dari belakang dan menghantam bagian helm menggunakan senjata tajam jenis celurit. Serangan itu membuat korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke badan jalan.

Dalam kondisi tersungkur, para pelaku langsung merampas sepeda motor korban. Mereka juga berusaha mengambil tas yang masih dipertahankan korban.

Korban sempat menggenggam erat tas tersebut. Namun pelaku kembali mengayunkan celurit untuk memutus tali tas hingga akhirnya berhasil membawa kabur barang milik korban.

Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai sekitar Rp500 ribu serta satu unit telepon seluler. Selain itu, sepeda motor Honda Beat Street milik korban juga dibawa kabur para pelaku.

Seorang pengguna jalan yang melintas kemudian memberikan pertolongan kepada korban sebelum akhirnya melapor ke Polsek Gending.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Martadana membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Berdasarkan laporan yang diterima petugas Polsek Gending dan hasil pengecekan awal di lapangan, benar telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Jumat sekitar pukul 05.15 WIB di Jalan Desa Pikatan–Randupitu, Desa Pikatan, Kecamatan Gending,” ujarnya.

Menurut Made, hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban dipepet oleh beberapa pelaku sebelum akhirnya diserang hingga terjatuh dan kehilangan kendaraan.

“Kondisi korban saat ini masih dilakukan pendalaman serta pendampingan oleh petugas,” katanya.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Gending bersama Satreskrim Polres Probolinggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Polisi juga terus memburu identitas para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang.

“Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada waktu dini hari maupun pagi hari, serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini,” ujar Made.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Probolinggo dan menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas seorang diri di jalur yang relatif sepi pada jam-jam rawan. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.