3 Hari Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah, Beras Premium Dijual Rp70 Ribu Per 5 Kilogram

12

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menggelar pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kali ini, pasar murah digelar di wilayah timur Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Halaman Kantor Kecamatan Grati. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin (7/9/2026 hingga Rabu (9/92026).

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah atau lebih terjangkau dibandingkan harga yang umumnya berlaku di pasaran. Komoditas yang tersedia antara lain beras premium dan medium, Minyakita, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, tepung hingga kecap.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony mengatakan, pelaksanaan pasar murah melibatkan sejumlah mitra usaha pemerintah dan asosiasi dunia usaha.

Mitra yang terlibat di antaranya Perum Bulog, PT Rajawali Nusindo, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sinergi Gula Nusantara, PT Forisa Nusapersada, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Sekar Laut Tbk serta sejumlah asosiasi dunia usaha.

“Selain dari OPD terkait, kami juga melibatkan banyak pihak lainnya agar sama-sama membantu masyarakat dalam mendapatkan harga sembako lebih terjangkau,” kata Ghony.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, Pemkab Pasuruan juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan IKM lokal di wilayah Kecamatan Grati untuk ikut memasarkan produk mereka.

Menurut Ghony, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam memperkenalkan potensi produk unggulan yang ada di masing-masing wilayah, termasuk produk khas desa maupun dusun.

“Kami juga memberikan stan bagi UMKM/IKM lokal agar bisa mengenalkan produknya dengan cepat sehingga diketahui oleh pembeli saat pasar murah berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko saat membuka acara tersebut menegaskan bahwa pasar murah tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan transaksi antara penjual dan pembeli. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

“Pasar murah ini bukan hanya pertemuan penjual dan pembeli. Tapi cara pemerintah membantu masyarakat agar lebih ringan dalam menjangkau harga sembako. Istilahnya membantu daya beli masyarakat,” tegas Yudha.

Dalam kesempatan tersebut, Yudha juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan mitra, asosiasi pengusaha, serta organisasi perangkat daerah (OPD) yang turut mendukung pelaksanaan pasar murah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan atas nama Bupati Rusdi Sutejo, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya pasar murah mulai hari pertama sampai hari terakhir,” ucapnya.

Adapun sejumlah komoditas yang ditawarkan dalam pasar murah tersebut di antaranya beras SPHP seharga Rp54 ribu per 5 kilogram, beras premium Rp70 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, minyak premium Sovia Rp17 ribu per liter, dan Minyakita Rp13 ribu per liter.

Kemudian bawang merah dijual Rp5 ribu per 250 gram, bawang putih Rp6 ribu per 250 gram, telur ayam ras Rp20 ribu per kemasan, tepung Rp10 ribu per kilogram, serta kecap Rp5 ribu per botol.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pasuruan berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan sekaligus mendorong pelaku UMKM dan IKM lokal untuk semakin dikenal dan berkembang. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.