Puncak HUT ke-81 RI di Kota Pasuruan , 34 Kelurahan Tampil di Street Art Fashion Carnival

14

Pasuruan (WartaBromo.com) – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pasuruan berlangsung meriah. Sebanyak 34 kelurahan tampil menunjukkan kreativitas melalui Street Art Fashion Carnival, Selasa malam (1/9/2026).

Semarak kemerdekaan semakin terasa ketika masyarakat disuguhi beragam busana adat Nusantara yang ditampilkan secara bergantian oleh perwakilan 34 kelurahan. Berbagai pakaian adat dari Sabang hingga Merauke hadir dengan sentuhan kreativitas masing-masing kelurahan.

Gelaran tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam malam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pasuruan. Tak sekadar menjadi hiburan, Street Art Fashion Carnival juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi seni, budaya, dan kreativitas lokal.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan rakyat bersama Cak Percil Cs di Gedung Harmoni Kota Pasuruan.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Pj Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, camat, serta lurah se-Kota Pasuruan.

Sebelum parade 34 kelurahan dimulai, masyarakat juga disuguhi penampilan tari kolosal Sekar Paravan yang melibatkan tiga sanggar seni. Suasana semakin semarak dengan penampilan musik keroncong yang dibawakan oleh generasi muda.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan yang telah digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, berbagai penampilan tersebut menunjukkan besarnya potensi seni dan kreativitas yang dimiliki masyarakat Kota Pasuruan.

“Malam hari ini menjadi puncak kegiatan Agustusan di Kota Pasuruan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Luar biasa penampilan dan talent-talenta anak-anak Kota Pasuruan, seniman, budayawan yang tadi sama-sama kita saksikan menunjukkan bahwa Kota Pasuruan punya potensi yang cukup luar biasa,” ujar Mas Adi.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap penampilan tari kolosal Sekar Paravan serta musik keroncong yang dibawakan generasi muda.

“Awal kita disuguhi dengan tari kolosal Sekar Paravan dari tiga sanggar yang semua kita saksikan cukup mempesona. Berikutnya kita disambut dengan lagu keroncong anak-anak Gen Z yang hafal lagu keroncong,” tambahnya.

Menurut Mas Adi, penampilan 34 kelurahan dalam Pasuruan Street Art Fashion Carnival menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat Kota Pasuruan memiliki potensi untuk tampil dan bersaing dalam berbagai event berskala nasional.

“Tadi kita disuguhi 34 kelurahan menampilkan Pasuruan Street Art Fashion Carnival, luar biasa,” ucapnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pasuruan tahun ini sendiri diisi dengan 32 rangkaian kegiatan. Mulai dari perlombaan, kegiatan inovasi pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Di dalamnya ada penampilan talent anak-anak Kota Pasuruan yang tidak kalah dengan event nasional,” jelasnya.

Lebih jauh, Mas Adi mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk kembali memperkuat semangat nasionalisme, kebangsaan, persatuan, dan gotong royong.

Menurutnya, keberagaman yang ditampilkan melalui 34 kelurahan menjadi gambaran nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan ketika dibingkai dalam semangat persatuan.

“Momentum kemerdekaan Republik Indonesia kita maknai sebagai momentum untuk mengukir kembali semangat nasionalisme kita, semangat kebangsaan kita. Sejatinya kita oleh Allah SWT diberikan anugerah yang luar biasa,” katanya.

Mas Adi menegaskan, keberagaman yang dimiliki Kota Pasuruan merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Semangat persatuan dan kebersamaan yang telah diwariskan para pendahulu, ulama, kiai, dan tokoh masyarakat, menurutnya harus terus dilanjutkan oleh generasi saat ini.

“Mari Pasuruan dengan segala perbedaannya, dengan kemajemukannya, adalah kekayaan yang diberikan Allah SWT. Mari kita jaga bersama persatuan dan kebersamaan yang sudah diwariskan para pendahulu kita, oleh kiai, oleh ulama, para tokoh masyarakat. Sejatinya kita mewarisi tanggung jawab untuk bersama mewujudkan apa yang menjadi cita-cita para pendahulu kita,” pungkasnya. (Jun/**)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.