Lumajang (WartaBromo.com)– Sebuah truk bermuatan sembako diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026) sore. Truk tersebut menabrak sejumlah kendaraan dan benda di sekitar lokasi hajatan pernikahan warga hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tujuh lainnya terluka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, truk bernopol N 8187 YH melaju dari arah barat menuju timur.
Namun, ketika melewati jalan menurun, truk diduga mengalami gangguan pengereman. Akibatnya, sopir kehilangan kendali dan kendaraan terus melaju tanpa bisa dikendalikan.
Truk kemudian menyerempet sebuah mobil Mitsubishi L300. Setelah itu, kendaraan tersebut menghantam warung, mobil pikap, serta sejumlah sepeda motor milik tamu undangan yang terparkir di sekitar tenda hajatan.
Sedikitnya enam sepeda motor mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Truk baru berhenti setelah menabrak perangkat sound system di lokasi hajatan.
Benturan keras membuat bagian depan truk ringsek. Sementara itu, suasana hajatan yang semula berlangsung meriah mendadak berubah menjadi kepanikan.
Bambang, anggota keluarga pemilik hajatan, mengatakan truk melaju cukup kencang sebelum menabrak sejumlah benda di sekitar lokasi.
Menurut dia, warga sempat melihat kendaraan tersebut oleng sebelum akhirnya menghantam warung dan kendaraan yang terparkir.
“Kata orang-orang remnya blong. Setelah itu oleng terus nabrak warung dan pikap yang parkir,” kata Bambang saat ditemui di lokasi.
Dia menambahkan, truk terus melaju setelah menyerempet kendaraan di tepi jalan. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sepeda motor milik tamu undangan yang berada di sekitar tenda hajatan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno membenarkan kecelakaan tersebut.
Bayu menjelaskan, berdasarkan pendataan awal, kecelakaan melibatkan satu truk dan sejumlah kendaraan lain. Polisi juga menemukan kerusakan pada mobil L300, mobil pikap, serta enam sepeda motor.
“Ini diduga rem blong. Berdasarkan keterangan saksi, truk melaju dari arah barat ke timur, kemudian menyerempet L300, menabrak warung, pikap, hingga enam sepeda motor. Baru berhenti setelah menabrak sound,” ujar Bayu.
Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, satu korban mengalami luka berat, sedangkan enam lainnya mengalami luka ringan.
Petugas kemudian mengevakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.
Bayu menyebut sebagian besar korban merupakan tamu undangan yang berada di lokasi hajatan. Korban meninggal dunia juga berasal dari rombongan tamu tersebut.
“Yang meninggal dunia ini yang ditabrak. Tamu juga dari yang punya hajatan,” katanya.
Meski melibatkan sejumlah kendaraan, Bayu menegaskan kecelakaan tersebut bukan tabrakan beruntun antarkendaraan yang sedang melaju.
Menurut dia, truk diduga kehilangan kendali terlebih dahulu sebelum menabrak kendaraan dan sejumlah benda di sekitar lokasi hajatan.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata para korban.
“Upaya dari kami, pertama melaksanakan olah TKP, datang ke tempat kejadian dan mendata korban. Kedua, kami mengamankan truk yang terlibat kecelakaan,” ujar Bayu.
Selain mengamankan truk, petugas mendata kendaraan yang mengalami kerusakan serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian sekaligus memastikan penyebab kecelakaan.
Hingga Kamis sore, warga masih memadati sekitar lokasi kejadian. Sejumlah kendaraan yang tertabrak tampak mengalami kerusakan, sementara bagian depan truk ringsek setelah menghantam perangkat sound system.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (rud)






















