Akibat Karhutla Gunung Arjuno, 7.616 Jiwa di Jatiarjo Krisis Air Bersih

6

Prigen (WartaBromo.com) – Sebanyak 7.616 jiwa di tiga dusun Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, hingga kini masih bergantung pada distribusi air bersih. Kondisi tersebut terjadi setelah saluran pipa air yang menjadi sumber kebutuhan warga rusak akibat kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno.

Berdasarkan data Pemerintah Desa Jatiarjo, kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga mencapai 42 tangki berkapasitas 5.000 liter setiap harinya.

Di tengah kondisi tersebut, distribusi bantuan air bersih terus berdatangan dari berbagai pihak. Bantuan disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sejumlah partai politik, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, hingga pihak swasta.

Meski demikian, besarnya kebutuhan air harian menjadi tantangan tersendiri. Distribusi bantuan harus terus dilakukan selama jaringan perpipaan belum dapat berfungsi normal.

Berdasarkan update data dari Kepala Desa Jatiarjo, hingga hari ini Senin (19/10/2026) pukul 14:22 WIB setidaknya sudah ada 11 tangki air bersih bantuan dari berbagai pihak tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan pihaknya berupaya memaksimalkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Jatiarjo. Namun, penyaluran bantuan juga harus mempertimbangkan desa-desa lain yang mengalami kekurangan air akibat kemarau panjang.

“Jadi kita coba maksimalkan kebutuhan masyarakat yang ada di Jatiarjo, karena kita ketahui bersama, yang mengalami kekurangan air saat ini bukan hanya Desa Jatiarjo, tetapi banyak desa yang juga mengalami kekurangan air akibat kekeringan kemarau panjang,” kata Sugeng.

Menurut dia, dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan warga Jatiarjo. Kerusakan jaringan pipa air juga terjadi di sejumlah wilayah lain yang terdampak kebakaran hutan.

“Yang kebakaran hutan ini kan banyak ya, ada yang di wilayah TNBTS, ada yang di wilayah Arjuno-Welirang ini. Yang terdampak pipa yang rusak-rusak ini termasuk Jatiarjo ini, kemudian juga Lumbang Pandesari ya, kemudian di Ngadirejo, juga di Tambaksari,” ujarnya. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.