Nggak Susah! Gini Lho Tips Merawat Kucing Bengal

153
Merawat kucing adalah hal yang biasa dilakukan oleh beberapa penghobi atau pencinta kucing dari berbagai jenis. Nah, kali ini WartaBromo.com mencoba berbagi tips bagaimana cara merawat kucing bengal ala warga Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Laporan : Akhmad Romadoni

BERMULA dari hobi, Mudhofir (45), warga asal Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini sukses membudidayakan kucing bengal di teras dan halaman rumahnya.

Kucing bengal adalah keturunan hasil persilangan kucing American Shorthair dengan kucing Asian Leopard. Kucing ini berasal dari California, Amerika Serikat.

Diketahui, pria yang memiliki 4 anak ini mulai membudidayakan kucing bengal sejak 2022 silam. Tak lama memang, tapi ia sudah berhasil membudidayakan puluhan ekor kucing bengal.

“Ini sudah ada yang lahir, sebulan yang lalu ada 6 ekor anakan kucing bengal,” kata Dofir, saat ditemui dirumahnya.

Menurutnya, kucing bengal memiliki tubuh lebih besar dan corak yang mirip dengan macan tutul. Tidak perlu khawatir, kucing itu jinak seperti kucing umumnya sehingga banyak di suka dan memelihara kucing tersebut.

“Yang saya suka dari kucing ini itu motifnya garang dan coraknya seperti macan tutul. Tapi nggak garang jadi senang aja,” ujarnya.

Selain itu, perawatan kucing bengal itu tidaklah sulit. Setiap hari tinggal memberi makan berupa produk makanan kucing, memberikan vitamin, serta menjaga kebersihan kandangnya. Kadang juga makanan seperti daging ayam dan ikan tuna.

“Ayam, sehari bisa habis Rp50 ribu. Tinggal mengolahnya aja dan diberikan pada kucing tersebut,” tuturnya.

Bukan hanya perawatan kucing bengal anakan dan kucing bengal indukan yang perlu diperhatikan. Namun, proses perkawinan kucing bengal itu juga tak luput dari pengawasannya.

“Kaya mengawinkan itu, jadi kita siapkan dulu indukan jantan dan betina terlebih dahulu. Kemudian, kita siap tempat, kalau saya sih di dalam rumah, jadi bagaimana bisa si jantan bisa mengejar si betina sampai kena,” katanya.

Proses tersebut juga memakan banyak waktu dan kesabaran. Pasalnya, tempat yang dijadikan proses perkawinan itu bisa kocar kacir karena tingkah kedua kucing tersebut.

“Tapi kalau pas sudah kena itu seneng. Bisanya sampe 2-3 perkawanian, baru selang beberapa minggu kelihatan kalau kucing itu sedang mengandung,” ungkapnya.

Sementara itu, Dofir akan memasarkan kucing anakan itu ke sejumlah kota di Indonesia melalui media sosial. Harganya per ekor kucing Bengal itu mencapai puluhan juta per ekor tergantung ukuran dan warna bulunya.

“Anakan ini usia 1-2 bulan ini berkisar Rp4 juta hingga Rp6 juta rupiah per ekornya,” katanya.

Saat ini, masih ada beberapa indukan kucing bengal yang sedang hamil. Tempat kucing yang sedang hamil juga agak dijauhkan dari beberapa kucing lainnya.

“Tinggal menunggu lahirnya saja, siap untuk dijual ke para pencinta kucing bengal di Indonesia,” pungkasnya. (**)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.