Ke Lekok, Mensos Gus Ipul Bagi-bagi Ayam Petelur Untuk Warga Miskin

7

Lekok (WartaBromo.com) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia membagikan paket ayam petelur kepada warga miskin sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan sosial.

Sebanyak 100 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menerima bantuan paket ayam petelur dari Kementerian Sosial. Bantuan ini diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga prasejahtera di wilayah pesisir tersebut.

Gus Ipul mengatakan, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengubah pola bantuan sosial dari sekadar bantuan konsumtif menjadi bantuan produktif.

“Kami memberikan bantuan satu paket ayam petelur yang diharapkan secara hitung-hitungan mereka bisa mendapatkan tambahan sekitar Rp20 ribu setiap hari,” ujar Gus Ipul saat menyerahkan bantuan kepada warga.

Menurutnya, penghasilan dari telur yang dihasilkan ayam tersebut bisa membantu kebutuhan harian keluarga, sekaligus menjadi modal usaha sederhana yang bisa dikelola dari rumah.

Ia menegaskan, pemerintah ingin mendorong para penerima bantuan agar secara bertahap lepas dari ketergantungan bantuan sosial atau yang dikenal dengan istilah graduasi.

“Harapan kita, jumlah keluarga yang lulus atau naik kelas dari penerima bantuan ini semakin banyak dan mereka bisa menjadi keluarga yang lebih sejahtera,” tambah mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu.

Selain menerima bantuan ayam petelur, para penerima manfaat juga didorong untuk bergabung dengan Koperasi Desa Merah Putih. Program ini merupakan sinergi antara Kementerian Sosial dan Kementerian Koperasi dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Melalui koperasi tersebut, warga diharapkan tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki akses pada sistem usaha bersama, simpanan, hingga pengembangan usaha kecil.

Untuk memudahkan masyarakat bergabung, iuran pokok keanggotaan koperasi akan ditanggung pemerintah, sementara warga hanya perlu menyisihkan sebagian kecil dari bantuan sosial sebagai simpanan wajib bulanan.

Program pemberdayaan melalui bantuan ternak dan penguatan koperasi ini juga diproyeksikan menjadi proyek percontohan. Jika berhasil meningkatkan kesejahteraan warga, model serupa akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia sebagai upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.