Pasuruan (WartaBromo.com) – Kerusakan tanggul di sejumlah sungai di Kota Pasuruan mulai ditangani. Sedikitnya enam titik tanggul yang tersebar di tiga sungai kini telah diperbaiki secara darurat, sembari menunggu usulan penanganan permanen ke depan.
Perbaikan dilakukan di tiga aliran sungai utama, yakni Sungai Welang, Gembong, dan Petung. Tanggul-tanggul tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat gerusan arus sungai, terutama saat musim hujan.
Kasi Operasi UPT PSDA Wilayah Sungai Welang-Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Hizbul Maulana, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan cukup banyak titik tanggul yang membutuhkan penanganan segera.
“Total ada enam titik yang kami tangani, tersebar di wilayah Petung, Gembong, dan juga Rejoso,” ujarnya.
Di Sungai Welang, perbaikan difokuskan di wilayah Rujak Gadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. Sementara di Sungai Gembong, titik perbaikan berada di Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo. Adapun di Sungai Petung, penanganan dilakukan di wilayah selatan Kota Pasuruan.
Perbaikan dilakukan sejak Maret lalu, setelah intensitas hujan mulai menurun. Metode yang digunakan masih bersifat darurat, yakni dengan pemasangan karung pasir (sandbag) atau jumbo bag di titik-titik tanggul yang kritis.
“Pengerjaan tiap titik relatif cepat, sekitar satu sampai tiga hari. Itu dilakukan oleh staf lapangan kami, dibantu warga sekitar,” kata Hizbul.
Saat ini, sebagian perbaikan bahkan telah rampung. Salah satu yang sudah tertangani berada di Sungai Gembong, tepatnya di bawah jembatan Jalan Untung Suropati, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo.
Meski begitu, Hizbul menegaskan bahwa langkah yang dilakukan saat ini masih bersifat penanganan darurat. Pihaknya masih terus melakukan identifikasi kerusakan di titik lain yang berpotensi membahayakan.
“Nanti akan kami usulkan untuk penanganan permanen, supaya lebih kuat dan tahan lama,” pungkasnya. (don)




















