Dua Hari Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Krucil Rusak Dihantam Longsor dan Puting Beliung

30

Probolinggo (WartaBromo.com) – Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang selama dua hari terakhir menyebabkan kerusakan permukiman warga di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Bencana pertama terjadi di Desa Plaosan pada Sabtu (11/4/2026) sore. Hujan yang turun sejak siang membuat tanah di kawasan tersebut menjadi gembur dan tidak stabil, hingga akhirnya memicu longsor di Dusun Sawah Kembang.

Dua rumah warga terdampak, masing-masing milik Ishaq (47) dan Kholip (37). Bagian teras rumah Ishaq mengalami kerusakan setelah fondasi tergerus, sementara dapur milik Kholip yang berbahan semi permanen roboh akibat tertimpa material longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarif, menjelaskan bahwa kondisi tanah yang jenuh air menjadi pemicu utama bencana tersebut.

“Tanah yang terus menerus diguyur hujan menjadi tidak stabil, sehingga rawan longsor, terutama di daerah dengan kontur perbukitan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Sebagai langkah darurat, petugas bersama warga memasang terpal di titik longsor untuk mengurangi risiko pergerakan tanah lanjutan.

Aktivitas warga di sekitar lokasi juga dibatasi sementara waktu. Kerugian akibat longsor ditaksir mencapai jutaan rupiah, terutama pada kerusakan bangunan dan peralatan rumah tangga.

Tak berselang lama, pada Minggu (12/4/2026), bencana lain kembali terjadi. Angin puting beliung menerjang Desa Kalianan dan merusak sedikitnya 10 rumah warga di Dusun Cocok.

Kerusakan didominasi pada bagian atap rumah yang beterbangan akibat terjangan angin kencang. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, perlengkapan dasar, terpal, hingga paket kebersihan.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perkim, pemerintah kecamatan, hingga perangkat desa setempat.

BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan longsor dan angin kencang, seiring masih tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Probolinggo. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.