Kraksaan (WartaBromo.com) – Ribuan warga memadati Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (10/5/2026), dalam kegiatan jalan sehat bertajuk Fun Walk yang digelar PC GP Ansor dan PC Fatayat NU Kraksaan. Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir GP Ansor ke-92 dan Fatayat NU ke-76.
Sejak pagi, peserta dari berbagai kecamatan mulai berdatangan memenuhi kawasan alun-alun. Mereka mengikuti jalan sehat dengan rute jalan protokol di sekitar alun-alun, sambil berburu hadiah utama seperti sepeda listrik, mesin cuci, voucher umrah, hingga ratusan doorprize lainnya.
Di tengah antusiasme ribuan peserta, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ hadir dan menyebut kolaborasi GP Ansor dan Fatayat NU sebagai contoh sinergi organisasi yang mampu menggerakkan masyarakat.
“Ini kegiatan yang luar biasa. Kolaborasi Ansor dan Fatayat sangat baik dan patut diapresiasi,” kata Ra Fahmi, sapaan akrabnya di sela kegiatan.
Menurut dia, kekompakan dua badan otonom Nahdlatul Ulama itu bisa menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kalau Ansor dan Fatayat terus bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya, mimpi memakmurkan Kabupaten Probolinggo bisa diwujudkan bersama,” ujarnya.
Ra Fahmi juga memastikan Pemerintah Kabupaten Probolinggo siap mendukung berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan rakyat, kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musaffa’ Safril turut mengapresiasi kekompakan GP Ansor dan Fatayat NU Kraksaan. Menurutnya, model kolaborasi seperti itu layak dicontoh cabang lain di Jawa Timur.
“Saya apresiasi kolaborasi Ansor dan Fatayat di Kraksaan. Kekompakan seperti ini penting karena ketika organisasi solid, persoalan masyarakat akan lebih mudah diselesaikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Chafidzul Hakim Noer menilai kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif badan otonom NU dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Mereka benar-benar bangkit, bersinergi dan hadir memberikan manfaat,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Nun Hafid itu, mengatakan keberadaan NU beserta badan otonomnya selama ini ikut mewarnai pembangunan sosial di Kabupaten Probolinggo, terutama dalam membina generasi muda.
“Memberi manfaat bagi umat dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah,” tutur pengasuh Majelis Shalawat Syubbanul Muslimin itu.
Kegiatan berlangsung hingga siang hari dengan suasana meriah. Ribuan peserta tetap bertahan di bawah terik matahari demi menunggu pembagian hadiah utama yang telah disiapkan panitia. (saw)





















