Senyum Pedagang Kurban di Probolinggo Kian Lebar, Penjualan Naik dan Hewan Dipastikan Sehat

6

Probolinggo (WartaBromo.com) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, senyum para pedagang hewan kurban di Kota Probolinggo tampak semakin renyah. Penjualan kambing dan sapi tahun ini disebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring tingginya permintaan masyarakat.

Di tengah ramainya transaksi hewan kurban itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban, Senin (25/5/2026).

Sidak dilakukan di lapak kambing milik Syaiful di Jalan Mastrip dan kandang sapi milik Wayudan di Gang Wijaya, Kecamatan Kanigaran. Dalam kegiatan tersebut, wali kota didampingi tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo.

Di sela pengecekan kesehatan ternak, Aminuddin berdialog dengan para pedagang terkait kondisi penjualan hewan kurban tahun ini. Hasilnya, sebagian besar pedagang mengaku pasar kurban lebih menggeliat dibanding Iduladha tahun lalu.

“Untuk penjualan sampai sekarang sudah sekitar 200 ekor. Tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu,” ujar Syaiful sambil melayani calon pembeli di lapaknya.

Hal serupa disampaikan Wayudan, pedagang sapi kurban di kawasan Gang Wijaya. Ia mengaku telah menjual sekitar 35 ekor sapi, bahkan sebagian dikirim ke luar daerah.

“Sekitar 20 ekor dikirim ke Surabaya, sedangkan pembeli lokal sekitar 15 ekor,” katanya.

Meningkatnya penjualan itu membuat para pedagang merasa lebih optimistis menghadapi puncak permintaan hewan kurban menjelang Iduladha.

Sementara itu, Wali Kota Aminuddin memastikan seluruh hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi sehat dan layak jual. Pemerintah kota, kata dia, telah memeriksa puluhan lapak hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah.

“Sebanyak 55 lapak penjualan hewan kurban sudah kami periksa dan hasilnya nihil temuan penyakit. Seluruh ternak juga telah dilengkapi sertifikat vaksinasi,” ujar Aminuddin.

Ia meminta para pedagang tetap memperhatikan kesehatan ternak yang didatangkan dari luar daerah agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan aman. Karena itu pengawasan terus kami lakukan sampai menjelang Iduladha,” katanya.

Pemkot Probolinggo memastikan pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah penyebaran penyakit ternak sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas hewan kurban yang dijual di Kota Probolinggo. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.