Sukorejo (WartaBromo.com) – Kecelakaan beruntun terjadi di jalur umum Malang–Surabaya, tepatnya sebelum perlintasan rel kereta api Karangsono, Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (28/5/2026).
Sebuah truk tronton tangki bernopol B-9456-TEU diduga hilang kendali hingga menabrak empat kendaraan lain yang berada di depannya. Akibat kejadian itu, lima orang mengalami luka-luka dan kerugian material ditaksir mencapai Rp60,5 juta.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan bermula saat truk tangki yang dikemudikan Puguh Santoso (55), warga Babat, Lamongan, melaju dari arah selatan ke utara. Saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 12.42 wib, sopir diduga kurang hati-hati dan kehilangan konsentrasi sehingga truk menghantam kendaraan di depannya secara beruntun.
“Truk tronton tangki tersebut pertama kali menabrak sepeda motor Honda Grand, kemudian menghantam mobil Daihatsu Sigra, lalu truk box, dan terakhir sepeda motor Honda Scoopy yang semuanya berjalan searah,” kata Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno kepada wartabromo.com.
Akibat tabrakan itu, pengendara Honda Grand, Mohammad Rifqi Anrianas (27), mengalami luka lecet dan robek di bagian pinggul. Sementara pengemudi Daihatsu Sigra, Bambang Suliono (49), mengalami luka di wajah dan kedua tangannya.
Selain itu, penumpang mobil Sigra bernama Harif Rifa’i (55) mengalami sesak di bagian dada dan lecet pada tangan kiri. Pengendara Honda Scoopy, Chilyatun Nisak (41), serta penumpangnya, Karmani (38), juga mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh.
“Seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan di RS Prima Husada Sukorejo. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini,” imbuh Joko.
Polisi menyebut faktor utama kecelakaan diduga berasal dari kelalaian pengemudi truk tangki yang kurang konsentrasi saat berkendara. Sementara kondisi jalan, cuaca, maupun kendaraan disebut tidak memengaruhi terjadinya kecelakaan.
Saat ini, kasus kecelakaan beruntun tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (don)





















