Cerita Nurita, Raup Puluhan Juta Berkat Batik Tulis

31

Bangil (WartaBromo.com) – Nurita, perajin batik asal Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, sukses membuat karya seni batik tulis bermotif lontar. Lewat tangannya itu, dia berdayakan ibu-ibu di sekitarnya hingga meraup omset puluhan juta rupiah.

Ia sengaja memilih tanaman lontar sebagai ciri khas utama motif batiknya. Alasannya sederhana: tanaman tersebut sangat melimpah dan mudah ditemukan di wilayah Beji. Selain lontar, Nurita juga memproduksi motif bunga sedap malam sebagai ciri khas Pasuruan.

Perjalanan Nurita dimulai pada akhir tahun 2013 melalui program binaan CSR PT Sorini. Setelah melalui proses belajar dan kerja keras, usahanya mulai berkembang dan membuahkan hasil signifikan sejak tahun 2018. Kini, karya dari Nurita Galery Batik telah diminati oleh masyarakat lokal, nasional, bahkan mancanegara.

Dalam menjalankan usahanya, Nurita berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi warga sekitar dengan melibatkan para ibu rumah tangga.

“Kita berdayakan ibu-ibu rumah tangga yang pengangguran untuk membatik bersama. Sekarang totalnya ada 7 orang yang setiap hari membantu, dan banyak juga ibu-ibu yang bekerja dari rumah,” ujar Nurita.

Dari ketekunannya tersebut, Nurita kini mampu mengantongi omset hingga Rp30 juta per bulan. Ia juga aktif mengajarkan kerajinan batik tulis kepada anak-anak panti asuhan dan kaum disabilitas di bawah naungan Dinas Sosial Jawa Timur.

Keberhasilan Nurita mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Saat melakukan kunjungan ke Nurita Galery Batik pada Senin (15/6/2026), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Ariestya Yudi, menyatakan rasa bangganya atas konsistensi Nurita sejak tahun 2013 hingga sekarang.

“Ya tentunya saya sangat bangga sekali dan mengapresiasi ada Bu Nurita Batik ini. Beliau aktif terus membatik dan hasilnya luar biasa bagus-bagus banget,” puji Merita.

Merita menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen penuh untuk mendukung para pembatik lokal agar terus berkembang. Ia juga kerap mempromosikan batik khas Pasuruan ini di berbagai ajang bergengsi.

“Tentunya saya sangat bangga sekali memakai batik Kabupaten Pasuruan. Kalau ada event-event di tingkat provinsi atau nasional, saya selalu memakai batik dari Kabupaten Pasuruan, dan tanggapan dari mereka semua selalu bilang bagus,” pungkasnya. (fir/asd)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.