Truk Diduga Alami Kerusakan Kemudi, Seruduk Dua Rumah dan Warung di Rejoso

19

Rejoso (WartaBromo.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo. Sebuah truk bermuatan kardus bernomor polisi DK 8401 CR menabrak dua rumah dan sebuah warung di Jalan Raya Rejoso, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kecelakaan itu menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan yang dihantam truk serta mengundang perhatian warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, truk yang dikemudikan Edy Santoso (31), warga Kabupaten Buleleng, Bali, melaju dari arah timur menuju barat.

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba hilang kendali, keluar jalur ke sisi kiri jalan, lalu menghantam warung milik Sumami serta rumah milik Wawan Setiawan dan Sueb yang berada di selatan jalan.

Salah seorang pemilik rumah yang terdampak, Wawan Setiawan, mengaku sedang beristirahat ketika kecelakaan terjadi.

“Saya pas istirahat di rumah, tiba-tiba terdengar suara keras. Katanya sopirnya banting setir ke kiri karena kendaraan tidak bisa dikendalikan, terus langsung masuk ke rumah,” ujar Wawan.

Wawan bersyukur tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Bahkan, seorang yang berada di dalam warung sempat menyelamatkan diri beberapa detik sebelum truk menghantam bangunan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tadi di warung ada anaknya pemilik warung. Untung dia langsung melompat keluar, jadi selamat,” katanya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan truk diduga mengalami kerusakan pada sistem kemudi. Keterangan tersebut masih berdasarkan pengakuan pengemudi dan akan didalami lebih lanjut.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal, pengemudi mengaku kemudi truk mengalami kerusakan sehingga kendaraan mengarah ke kiri dan menabrak bangunan di tepi jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun penyebab pasti kecelakaan masih kami lakukan penyelidikan,” ujarnya.

Akibat kecelakaan itu, truk mengalami kerusakan pada bagian depan dengan taksiran kerugian sekitar Rp2 juta. Selain itu, warung milik Sumami mengalami kerugian sekitar Rp4 juta, rumah milik Wawan Setiawan sekitar Rp5 juta, dan rumah milik Sueb sekitar Rp2 juta.

Petugas Satlantas bersama warga sempat melakukan pengamanan di lokasi. Meski truk masih berada di tepi jalan sesaat setelah kejadian, arus lalu lintas di Jalur Pantura tetap berjalan lancar dari kedua arah tanpa menimbulkan kemacetan.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan apakah kerusakan kemudi benar menjadi faktor utama yang menyebabkan truk keluar jalur dan menabrak bangunan warga. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.