Empat Nyawa Melayang, Sampai Kapan Simpang Patung Sapi Dibiarkan Jadi Titik Rawan?

51

Pandaan (WartaBromo.com) – Kecelakaan maut yang menewaskan empat orang di Simpang 4 Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Selasa (7/7/2026), tak hanya menyisakan duka. Tragedi tersebut juga memunculkan kembali keresahan warga yang selama ini mengaku selalu merasa tidak aman saat berhenti di lampu merah tersebut, terutama jika ada truk besar di belakang mereka.

Beragam komentar bermunculan di media sosial WartaBromo usai video detik-detik kecelakaan diunggah. Mayoritas mengaku telah lama merasa waswas ketika melintasi simpang tersebut.

Salah seorang warganet menulis, “Aku kalau kena lampu merah ini, mesti was-was lihat belakang ada truk apa tidak.”

Komentar serupa juga disampaikan pengguna lain yang mengaku selalu berusaha menghindari antrean jika mengetahui ada kendaraan besar di belakangnya.

“Tiap lewat sini aku selalu enggak nyaman. Kalau ada truk atau kontainer di belakang, sebisa mungkin aku menepi atau menjauhi antrean,” tulisnya.

Bahkan ada warga yang mengaku kecelakaan seperti ini telah menjadi bayangan setiap kali melintasi Simpang Patung Sapi.

Selain menyampaikan rasa duka, banyak warga juga meminta pemerintah segera mengevaluasi aspek keselamatan di simpang yang berada di ruas nasional Malang-Surabaya tersebut.

Sejumlah usulan bermunculan, mulai dari pembangunan flyover, penutupan putaran tertentu, pemasangan speed bumper sebelum simpang, hingga audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan jalan.

Dibikin fly over saja di simpangan lampu merah itu, aman,” tulis salah satu akun.

Ada pula yang menilai perlu dilakukan penataan ulang rekayasa lalu lintas agar kendaraan berat yang melintas dari arah turunan memiliki ruang pengereman yang lebih aman sebelum memasuki persimpangan.

Tragedi yang terjadi pada Selasa pagi itu menewaskan empat orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan penyelidikan sementara, truk kontainer yang melaju dari arah Malang menuju Surabaya menghantam lima sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah sebelum menabrak kendaraan lain.

Hingga kini Satlantas Polres Pasuruan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis truk, khususnya sistem pengereman.

Di sisi lain, suara-suara masyarakat yang bermunculan pascakecelakaan menjadi pengingat bahwa rasa tidak aman di Simpang Patung Sapi telah lama dirasakan pengguna jalan. Warga berharap tragedi yang merenggut empat nyawa ini menjadi momentum bagi pemerintah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.