UNZAH Genggong Lantik Rektor Baru hingga 2030, Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Kampus

31

Kraksaan (WartaBromo.com) – Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong, Kabupaten Probolinggo, resmi memulai babak baru kepemimpinan setelah melantik K.H. Moh. Hasan Naufal, S.H.I., M.Pd. sebagai rektor periode 2026–2030. Pergantian ini berlangsung setelah wafatnya rektor sebelumnya, Assoc. Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab.

Pelantikan rektor, tiga wakil rektor, dan jajaran senat digelar di Aula K.H. Moh. Hasan Genggong lantai satu. Kegiatan tersebut dihadiri keluarga besar Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, pimpinan lembaga pendidikan di bawah Yayasan Zainul Hasan dan Hafshawaty Genggong, serta sivitas akademika UNZAH.

Kepemimpinan baru diharapkan menjaga kesinambungan pengembangan kampus sekaligus memperkuat mutu pendidikan tinggi. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan visi universitas menjadi program yang terukur dan memberi manfaat bagi mahasiswa serta masyarakat.

Ketua Yayasan Pesantren Zainul Hasan, K.H. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, S.H., M.M., dalam arahannya menekankan pentingnya amanah, kebersamaan, dan komitmen terhadap pengembangan pendidikan.

Menurutnya, kepemimpinan di perguruan tinggi bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjaga amanah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Karena itu, sinergi seluruh unsur kampus menjadi kunci.

“Saya juga berterimakasih kepada Gus Boy (panggilan Moh. Hasan Naufal, red) yang telah mau menerima amanah ini. Berarti mulai sekarang ini, beliau tidak boleh lagi berjuang hanya di tsanawiyah, tetap ikut berjuang bersama saya memajukan pesantren dan kampus ini,” ujar Kiai Mutawakkil saat memberi arahan.

Dalam menjalankan tugasnya, Gus Boy didampingi Dr. Poppy Rachman, M.Pd. sebagai Wakil Rektor I, Dr. Endah Tri Wisudaningsih, M.Pd.I. sebagai Wakil Rektor II, dan Dr. Muhammad Hifdil Islam, M.Pd. sebagai Wakil Rektor III.

Sementara itu, susunan senat universitas diisi Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., Dr. Haqqul Yaqin, M.Ag., serta Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si.

Keberadaan rektorat dan senat diharapkan memperkuat koordinasi dalam merumuskan kebijakan akademik serta menentukan arah pengembangan institusi untuk empat tahun ke depan.

Ke depan, UNZAH Genggong dihadapkan pada kebutuhan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ketiga aspek tersebut merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi tanggung jawab setiap institusi pendidikan tinggi.

Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi ujian bagi UNZAH untuk menjaga kesinambungan program yang telah berjalan, sembari menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan dunia pendidikan.

Dengan kepemimpinan baru hingga 2030, UNZAH Genggong diharapkan tidak hanya mempertahankan tradisi pendidikan pesantren, tetapi juga memperkuat kualitas akademik dan kontribusinya bagi masyarakat. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.