Pasuruan (WartaBromo.com) – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati mendorong penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak melalui kegiatan Family Fun Day Parenting di Hutan Kota Pasuruan, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang digelar TPA Cendekia Kids bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan tersebut mendapat dukungan melalui Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).
Berbagai permainan dan perlombaan yang melibatkan anak-anak bersama orang tua menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak sekaligus memperkuat pola pengasuhan sejak usia dini.
Family Fun Day Parenting merupakan puncak rangkaian pembelajaran kokurikuler TPA Cendekia Kids. Melalui aktivitas di ruang terbuka, pengalaman belajar anak di sekolah diperluas dengan interaksi bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
Kebersamaan juga terlihat saat anak-anak dan orang tua menikmati bekal makanan sehat yang dibawa dari rumah. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi sarana mengenalkan pola hidup sehat kepada anak.
Bunda PAUD Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, turut hadir bersama Ibu Wakil Wali Kota Pasuruan, istri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, serta Kepala DP3AKB Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Suryani menekankan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Orang tua memiliki peran penting dalam menerapkan kebiasaan positif dan membentuk karakter anak di lingkungan keluarga.
“Mari sama-sama, orang tua, apa yang sudah diberikan oleh pihak sekolah sebagai rumah kedua, bisa juga diimplementasikan di rumah. Karena sayang sekali jika kita tidak bisa bekerja sama dengan baik. Minimal menerapkan tujuh kebiasaan anak hebat di rumah masing-masing,” ujarnya.
Tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Penerapan kebiasaan itu diharapkan dapat dilakukan secara konsisten melalui kerja sama antara sekolah dan keluarga.
Officer CSR dan Humas PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Ary Widiya Ningrum, mengatakan dukungan perusahaan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pelaksanaan Program TAMASYA.
Menurutnya, lingkungan pengasuhan yang baik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha.

Dukungan serupa disampaikan Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Erwin Andy Herlambang. Ia menilai Program TAMASYA menjadi sarana membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
“Kegiatan ini membangun sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, BKKBN, dan dunia usaha melalui program CSR dalam pendidikan anak-anak usia dini,” ungkapnya.
Selain permainan dan perlombaan, kegiatan tersebut juga diisi sesi parenting bersama trainer Andri Suyanto. Dalam sesi itu, para orang tua diajak memahami perasaan dan sudut pandang anak, termasuk mengelola emosi ketika menghadapi situasi yang kurang nyaman dalam proses pengasuhan.
Orang tua didorong untuk tidak hanya melihat persoalan dari sudut pandang sendiri, tetapi juga berusaha memahami kebutuhan dan perasaan anak. Kemampuan mendengarkan serta merespons dengan tenang dinilai menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang hangat di lingkungan keluarga.
Melalui dukungan Program TAMASYA, PLN Indonesia Power UBP Grati berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengingat bahwa pendidikan dan pengasuhan anak membutuhkan kesinambungan antara pembelajaran di sekolah dan penerapan kebiasaan positif di rumah. (*)





















