Sampah Sungai Gembong Capai 1 Ton Sehari, PUPR Pasuruan Andalkan Pembersihan Rutin

15

Pasuruan (WartaBromo.com) – Volume sampah yang terbawa aliran Sungai Gembong, Kota Pasuruan, mencapai 0,3 hingga 1 ton per hari. Sampah yang didominasi limbah rumah tangga itu menjadi persoalan yang perlu ditangani secara rutin, terutama untuk mencegah penumpukan di kawasan hilir sungai.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan mengintensifkan pembersihan dengan mengoperasikan trash rack motor. Peralatan tersebut digunakan untuk mempercepat pengangkatan sampah dibandingkan dengan metode manual.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan, Gustap Purwoko, mengatakan petugas dan armada disiagakan setiap hari untuk membersihkan Sungai Gembong. Pengangkutan sampah dijadwalkan dua kali sehari, yakni pagi dan siang.

“Penggunaan trash rack motor jauh lebih cepat dibandingkan metode manual. Petugas dan armada kami siagakan setiap hari dengan jadwal pengangkutan dua kali sehari, pagi dan siang,” ujar Gustap, Rabu (21/10/2026).

Selain menggunakan peralatan mekanis, PUPR juga memanfaatkan trashboom yang telah terpasang di dua titik, yakni di sebelah utara Jembatan Jalan Slagah dan kawasan Pelabuhan. Perangkat tersebut membantu menahan sampah yang terbawa aliran sungai agar lebih mudah ditangani petugas.

Berdasarkan data TPA Blandongan per September 2026, volume sampah Sungai Gembong yang diangkut mencapai maksimal 1 ton per hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena sampah yang menumpuk di kawasan hilir dapat mengganggu kebersihan, menimbulkan bau tidak sedap, hingga berpotensi menyumbat aliran air saat debit sungai meningkat.

Di sisi lain, upaya pembersihan dinilai perlu diimbangi dengan perubahan perilaku masyarakat. Pemkot Pasuruan terus mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, agar tidak membuang sampah sembarangan.

Pemasangan papan larangan dan sosialisasi juga terus dilakukan untuk menekan masuknya sampah ke aliran sungai.

“Teknologi bisa membantu mengangkut sampah dari sungai, tetapi hanya kesadaran masyarakat yang bisa menghentikan sampah masuk ke sungai,” tegas Gustap. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.