Jakarta (WartaBromo.com) – Jumlah pengikut akun Instagram Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tercatat mengalami penurunan dalam 30 hari terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian di tengah polemik acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang turut menyeret nama Raffi.
Berdasarkan penelusuran pada situs pemantau statistik Instagram, Instrack, akun @raffinagita1717 tercatat memiliki 74.452.772 pengikut. Statistik Instrack menunjukkan penurunan sebanyak 516.857 pengikut atau sekitar 0,69 persen dalam periode 30 hari terakhir.
Data tersebut menunjukkan adanya penyusutan jumlah pengikut dalam sebulan terakhir. Namun, belum dapat dipastikan berapa banyak pengikut yang berhenti mengikuti akun tersebut setelah polemik acara Sumpah Pemuda mencuat.
Nama Raffi Ahmad menjadi sorotan setelah menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut menuai kritik setelah muncul dugaan bahwa sejumlah peserta yang mengenakan atribut kampus bukan mahasiswa dari perguruan tinggi yang bersangkutan. Polemik ini kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi kontroversi tersebut, Raffi menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan bentuk pemenuhan undangan dari penyelenggara.
“Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya,” ujar Raffi dalam pernyataannya yang diberitakan detikHot pada Minggu (1/11/2026).
Sementara itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik kegiatan tersebut. Pihak kepolisian menyatakan menerima kritik yang muncul sebagai bahan evaluasi.
Di tengah ramainya kontroversi, data Instrack memperlihatkan penurunan jumlah pengikut akun Instagram Raffi dan Nagita. Meski demikian, belum ada bukti yang memastikan penurunan tersebut merupakan dampak langsung dari polemik Sumpah Pemuda.
Statistik yang ditampilkan Instrack mencakup periode 30 hari terakhir, sehingga perubahan jumlah pengikut tidak dapat serta-merta dikaitkan dengan satu peristiwa tertentu. (afw/jun)





















