Gus Iqdam Ungkap Kebiasaan Unik Pelatih Persekabpas Bio Paulin, Ziarah Makam Leluhur Sebelum Bertanding

47

Blitar (WartaBromo.com) – Ada kebiasaan menarik dari Bio Paulin yang jarang tersorot di lapangan hijau. Sosok yang sukses mengantarkan Pasuruan United menjuarai Liga 4 itu ternyata kerap menyempatkan diri berziarah ke makam leluhur atau tokoh daerah setiap kali bertandang ke kota lain sebelum menjalani pertandingan.

Cerita tersebut diungkapkan Gus Iqdam saat pengajian di Majelis Sabilut Taubah, Blitar. Pengasuh majelis itu mengaku baru mendengar kebiasaan Bio Paulin dari Bayu Aji Handayanto.

“Saya tadi dapat cerita dari Mas Bayu jika Bio Paulin ini setiap berkunjung atau main di suatu daerah selalu ziarah. Pernah ke Syaikhona Kholil juga ya, ” ujar Gus Iqdam saat menceritakan kebiasaan unik mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut.

Kebiasaan itu menjadi sisi lain dari Bio Paulin yang selama ini dikenal di dunia sepak bola. Di tengah persiapan menghadapi pertandingan, ia ternyata juga menyempatkan diri berziarah ke makam tokoh daerah, ulama, hingga wali ketika berada di kota yang dikunjunginya.

Kisah tersebut menarik perhatian karena Bio Paulin bukan sosok sembarangan di sepak bola Pasuruan. Ia menjadi bagian penting dalam perjalanan Pasuruan United hingga berhasil meraih gelar juara Liga 4.

Kini, kiprahnya berlanjut di lingkungan sepak bola Pasuruan dengan aktivitas bersama Persekabpas dan Pasuruan United yang sama-sama tengah menjalani kompetisi Liga Nusantara musim 2026/2027.

Susah Bersila saat Ngaji

Momen pengajian di Majelis Sabilut Taubah juga memperlihatkan sisi lain Bio Paulin. Di tengah suasana khusyuk mengikuti kajian bersama Gus Iqdam, sosoknya tampak cukup kesulitan ketika harus duduk bersila.

Pemandangan tersebut menjadi momen tersendiri di antara kehadiran jajaran ofisial dan pelatih yang mengikuti pengajian. Di lapangan, mereka terbiasa dengan atmosfer pertandingan dan tuntutan kompetisi. Namun, malam itu mereka duduk bersama untuk mengikuti kajian keagamaan.

Rombongan tersebut tidak hanya diikuti Bio Paulin. Mereka juga mengajak Subangkit, sosok pelatih senior yang pernah menangani Persekabpas dan kini berada di lingkungan Pasuruan United.

Kehadiran Subangkit menambah warna dalam pertemuan tersebut. Ia merupakan salah satu figur lama sepak bola Pasuruan yang kini kembali berkecimpung di tengah persaingan kompetisi nasional bersama klub asal daerahnya.

Persekabpas dan Pasuruan United sendiri sama-sama membawa nama Pasuruan dalam kompetisi Liga Nusantara musim ini, dengan target dan perjalanan masing-masing.

Di balik kesibukan mempersiapkan tim, cerita tentang Bio Paulin memperlihatkan sisi personal seorang pelatih yang memiliki kebiasaan tersendiri sebelum pertandingan. Bukan hanya menyiapkan taktik dan pemain, ia juga menyempatkan diri mendatangi makam tokoh yang dihormati di daerah tempatnya bertanding.

Kebiasaan itulah yang kemudian menjadi cerita menarik di hadapan Gus Iqdam, sekaligus membuka sisi lain perjalanan Bio Paulin bersama sepak bola Pasuruan. (Don/red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.