19:56 - Senin, 11 Desember 2017
Sabtu, 2 Desember 2017 | 19:35

Sampah di Kota Adipura Menumpuk, Warga Mengeluh

Probolinggo (wartabromo.com) – Warga sekitar tempat pembuangan sampah (TPS) di jalan S. Parman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mengeluhkan sampah yang berserakan. Kondisi ini ironi, mengingat kota Probolinggo meraih Piala Adipura sebanyak 11 kali.

Tumpukan sampah di TPS berdekatan dengan rel kereta api ini, terlihat tak terurus dan berserakan ke jalan. Disebutkan, disaat musim hujan seperti sekarang, tumpukan itu menimbulkan bau tidak sedap. Udara sekitar kawasan tersebut tercemar.

“Bagi warga, ini sangat menggangu, apalagi lokasinya di tengah pemukiman, dekat dengan sekolah dan tempat ibadah. Sudah seminggu numpuk, gak ada yang ngangkut. Padahal biasanya ada truk yang rutin mengambilnya,” keluh Wiji (40), salah satu warga, Sabtu (2/12/2017).

Wiji sangat menyayangkan hal itu terjadi. Pasalnya, Kota Probolinggo meraih piala Adipura 11 kali berturut-turut, dianggap tak konsisten menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Buktinya, tumpukan sampah yang meluber ke jalan di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) masih jamak ditemui.

Menurut Wiji, warga sudah melaporkan tumpukan sampah yang berdekatan dengan rel perlintasan KA itu ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Probolinggo. Tak hanya itu, mereka juga melaporkan ke radio milik pemerintah setempat. Hanya saja, kata Wiji, belum ada tindakan, tumpukan sampah masih terlihat menggunung.

“Sudah kami laporkan ke DLH, tapi kok sampahnya justru tambah banyak. Apa ada kendala untuk mengurus sampah ini? Mohon segera ditindaklanjuti laporan kami,” kata Wiji.

Terkait keluhan warga itu, Kepala DLH Kota Probolinggo, Tutang Heru Aribowo belum bisa dimintai konfirmasi terkait polemik sampah ini. Beberapa kali ditelpon, nomornya justru dialihkan.

Terakhir kali, piala Adipura diraih Kota Probolinggo pada Rabu, (2/8/2017) lalu. Saat itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar yang menyerahkan piala kepada Walikota Probolinggo Rukmini, di Gedung Manggala Wanabakti Kementeriaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta. (saw/saw).

Listrik R Soedarsono Padam, Instalasi Listrik Dipastikan Rutin Dirawat

Belum Genap Sebulan, 2 Panwascam di Probolinggo Mengundurkan Diri